SMK Pelayaran 1 Ciasem Subang Intensifkan Bimbel Hadapi UN

oleh -58 views
Sises SMK Pelayaran 1 Ciasem sedang mengikuti Uji Kompetensi.
Arrief Ramdhani
Sises SMK Pelayaran 1 Ciasem sedang mengikuti Uji Kompetensi.
Siswa  SMK Pelayaran 1 Ciasem sedang mengikuti Uji Kompetensi.

MENJELANG –  pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2014, SMA/MA dan SMK, 14-16 April mendatang, SMK Pelayaran 1 Ciasem, Kabupaten Subang, sejak awal semester genap menerapkan pemantapan program bimbingan belajar (bimbel) bagi siswa kelas XII peserta UN.

Menurut Kepala SMK Pelayaran 1 Ciasem, Subang, Eman Herman, kegiatan pemantapan ini sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan siswa binaannnya dalam menghadapi UNI 2014, karena kriteria lulusan UN  tahun ini lebih berat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kegiatan pemantapan ini di luar pelaksanaan kegiatan kurikuler (KBM) yang terjadwal pada  kalender pendidikan, kata Eman Herman, seraya menjelaskan, setelah beberapa kali pemantapan dilakukan try out UN .

Dikatakannya, seluruh siswa kelas XII selain mendapatkan pembekalan  program bimbel, juga mereka juga termasuk guru mengikuti program disiplin dalam KBM. Sebelum bel masuk kelas, seluruh siswa sudah siap di kelas, dan sebelum KBM dimulai guru pun sudah siap. Program disipln ini tidak hanya dalam KBM-saja, namun mulai dari pakaian seragam siswa pun tak luput jadi perhatian termasuk sanksinya.

“Melalui berbagai upaya tersebut, menurut kepala SMK Pelayaran Ciasem, diharapkan hasil UN 2014 di sekolah yang dipimpinnya tidak hanya mencapaui angka kelulusan 100%, tapi nilai UN-nya pun lebih meningkat, sehingga antara kualitas dan kuantitas UN dicapai signifikan.

Persiapan lainnya dalam menghadapi UN 2014, SMK Pelayaran 1 Ciasem, telah menggelar Uji Kompetensi (UK) siswa selama 5 hari dengan tim penguji dari dunia usaha dan industri untuk mengetahui layak –tidaknya kemampuan peserta didik terjun ke dunia kerja.

Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Sekolah Kejuruan, setiap siswa SMK diharuskan mengikuti UK sebagai salah satu syarat untuk lulus dari satuan pendidikan kejuruan.

“Penguasaan siswa SMK Pelayaran 1 Ciasem dalam melaksanakan UK mencapai rata-rata di atas 80%, hal ini terlihat pula dari antusiasme siswa dalam mengikutinya sangat besar,” terang Eman Herman kepada siapbelajar.com.

SMK Pelayaran 1 Ciasem yang didirikan sekitar 10 tahun lalu, merupakan sekolah kejuruan yang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kelautan di Kabupaten Subang dan daerah pesisir lainnya di Nusantara. Bagi Kabupaten Subang yang memiliki wilayah pesisir cukup luas dan memanjang, mulai dari wilayah Balanakan sampai Pusakanagara yang berbatasan dengan Kabupaten Indramayu, keberadaan SMK 1 Ciasem sangat panting untuk menunjang kegiatan bahari dan kegiatan maraitim lainnya.

Apalagi pantai-pantai tersebut memiliki potensi dibidang kepariwisataan dan perikanan, sehingga perlu dikelola dengan baik oleh tenaga-tenaga yang terkait dengan bidang pelayaran.(Ahya Nurdin, Biro Subang).***

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.