SMK D2-Fast Track, Siapkan Lulusan SMK Hadapi Tantangan Zaman

oleh -9 views

Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) bergerak cepat untuk menyukseskan program SMK D2-Fast Track yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Disdik Jabar berkomitmen segera mengorbitkan SMK D2-Fast Track di Jabar.

Program SMK D2-Fast Track adalah pendidikan di SMK yang terintegrasi dengan pendidikan di kampus vokasi. Provinsi Jabar menggandeng Politeknik Manufactur Bandung sebagai mitra kampus vokasi, sedangkan pilot project SMK D2-Fast Track rencananya akan dibangun di Kabupaten Majalengka.

PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Kadisdik Jabar, Dedi Supandi menegaskan, program ini bisa mempercepat kesiapan lulusan SMK untuk menghadapi tantangan zaman.

“Tantangan ke depan harus ditangkap dengan pengoptimalan potensi daerah. Program SMK D2-Fast Track ini harus disiapkan untuk itu,” ujarnya dalam Pembahasan Program SMK D2-Fast Track di Aula Dewi Sartika, Jln. Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Senin (8/3/2021).

Pembangunan Segita Rebana, kata Kadisdik, bisa menjadi momentun bagi para pelajar lulusan SMK untuk berperan dalam pembangunan. Sehingga, selain terintegrasi dengan kampus vokasi, SMK pun harus berinovasi untuk meciptakan kompetensi keahlian yang sesuai kebutuhan pasar.

Kadisdik berujar, pihaknya akan menyegerakan peluncuran program ini. Sebab, program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya pelajar.

“Dengan lima tahun (durasi siswa sekolah dan terintegrasi dengan pendidikan D2), pembangunan SDM bisa mengalami percepatan,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Disdik Jabar, Edy Purwanto menjelaskan, rapat kali ini adalah pembahasan awal tentang program D2-Fast Track. “Bentuk kolaborasi seperti apa, nanti akan dijelaskan baik dari pihak Polman Bandung dan juga industri,” ucapnya.

Meski baru pembahasan awal, Edy mengungkapkan, kolaborasi sudah terjalin solid. “Meski gongnya belum dipukul, namun melalui inisiatif semua pihak, kita bisa mempersiapkannya dari sekarang. Sehingga, ke depan konsep program ini sudah semakin matang,” tuturnya.

Selain pihak kampus vokasi, rapat pembahasan ini juga dihadiri pihak industri Jatiwangi Art Factory (JAF). (disdik jabar)