SMK As-Syafi’iyah, Cikatomas, Siswa Terlambat Datang Kena Hukuman

oleh -65 views
Seorang siswi sedang dihukum sit up, karena terlambat datang ke sekolah.(Asop Ahmad/Siap Belajar)
Arrief Ramdhani
Seorang siswi sedang dihukum sit up, karena terlambat datang ke sekolah.(Asop Ahmad/Siap Belajar)
Seorang siswi sedang dihukum sit up, karena terlambat datang ke sekolah.(Asop Ahmad/Siap Belajar)

JAM masuk sekolah sudah tiba. Para siswa di SMK As-Syafi’iyah Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, memasuki kelas masing-masing. Begitu pun para staf pengajar. Dengan buku di tangan, mereka bergegas menuju kelas.

Sekolah yang berada di pinggir Jalan Raya Cikatomas itu satu jajar dengan Masjid Agung Cikatomas. Jaraknya sekitar 500 meter dari masjid. Bangunan sekolahnya berhadapan langsung dengan bibir jalan, sehingga apapun kegiatan yang dilakukan di halaman sekolah akan terlihat jelas oleh sebagian para pengguna jalan. Seperti halnya pekan kemarin, terlihat beberapa siswa sedang dihukum.

Abdul Rozak (16), wakil Ketua OSIS SMK Asyafi’iyah, menyebutkan, di sekolahnya menerpakan aturan, siswa terlambat datang akan kena hukuman. Push up atau sit up. Setelah menjalani sanksi itu, mereka harus minta surat alasan telat pada guru jaga sebelum mereka masuk kelas.

Menurutnya, setiap hari di SMK tersebut selalu ada siswa yang kesiangan. Terkadang orangnya sama dengan hari-hari sebelumnya. Salah satu penyebab dikarenakan jarak tempuh rumah mereka dan sekolah cukup jauh, sementara angkutan umum terbatas. “Biasanya telat hanya beberapa menit. Itupun mereka naik pada bus pemberangkatan pertama,” sebut Rozak.

Sebelum diberlakukan peraturan itu, siswa yang kesiangan bisa mencapai 30 orang dari 150 siswa yang ada. Sekarang paling sepuluh orang. “Kami sangat memaklumi teman-teman, akses jalan yang hanya dilalui sedikit angkutan umum menjadi salah satu penyebabnya. Dua sampai tiga menit selisih waktu kedatangan teman-teman dengan jadwal masuk sekolah, hal yang wajar dengan kondisi mereka saat ini, namun peraturan harus tetap ditegakan,” tuturnya. (Asop Ahmad/Siap Belajar)