SMAN 8 Garut Siap Laksanakan Kurikulum 2013

oleh -19 views
Kepala sekolah Sman 8 Garut,Cecep R Rusdaya.(fokusjabar.com)
Arrief Ramdhani
Kepala sekolah Sman 8 Garut,Cecep R Rusdaya.(fokusjabar.com)
Kepala sekolah Sman 8 Garut,Cecep R Rusdaya.(fokusjabar.com)

KEPALA SMAN 8 Garut, H. Cecep R. Rusdaya mengatakan, pendidikan berkarakter telah menjadi perhatian berbagai negara dalam rangka mempersiapkan generasi muda yang berkualitas. Bukan hanya untuk kepentingan individu warga negara, tetapi juga untuk warga masyarakat secara keseluruhan.

Pendidikan karakter dapat diartikan sebagai the deliberate use of all dimensions of school life to foster optimal character development (sengaja menggunakan semua dimensi kehidupan sekolah untuk mendorong pengembangan karakter optimal). Pendidikan karakter memerlukan metode khusus yang tepat agar tujuan pendidikan dapat tercapai. Diantara metode pembelajaran yang sesuai adalah metode keteladanan, metode pembiasaan, metode pujian dan hukuman.

Pendidikan karakter adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana serta proses pemberdayaan potensi dan pembudayaan peserta didik guna membangun karakter pribadi/kelompok yang unik, baik sebagai warga negara.

Sementara karakter Bangsa kata Cecep, kualitas prilaku kolektif kebangsaan yang khas baik yang tercermin dalam kesadaran, pemahaman, rasa, karsa, dan prilaku berbangsa dan bernegara sebagai hasil olah pikir, olah hati, olah rasa, karsa dan prilaku berbangsa dan bernegara Indonesia yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila, norma UUD 1945, keberagaman dengan prinsip Bhineka Tunggal Ika, dan komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Nilai-nilai dalam pendidikan karakter yang dikembangkan di sekolah binaannya, religius sikap dan prilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain.

Jujur Prilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan, toleransi sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.

Disiplin tindakan yang menunjukkan prilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan, kerja keras tindakan yang menunjukkan prilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan, kreatif berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.

Mandiri sikap dan prilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas, demokratis cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain, rasa ingin tahu sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.

Semangat kebangsaan cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan diri dan kelompoknya, cinta Tanah Air cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan diri dan kelompoknya.

Menghargai prestasi sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain, bersahabat/komunikatif sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.

Cinta Damai Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, mengakui serta menghormati keberhasilan orang lain, gemar membaca kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya, peduli lingkungan sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.

Peduli sosial sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan, tanggung jawab sikap dan prilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.(fokusjabar.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.