SMAN 22 Jadi Percontohan “Eco Mapping”

oleh -42 views
SUASANA kampus SMAN 22 Bandung yang hijau nan asri, mendukung terciptanya lingkungan edukatif.***Trisna - Nico
Arrief Ramdhani
SUASANA kampus SMAN 22 Bandung yang hijau nan asri, mendukung terciptanya lingkungan edukatif.***Trisna - Nico
SUASANA kampus SMAN 22 Bandung yang hijau nan asri, mendukung terciptanya lingkungan edukatif.***Trisna – Nico

UNTUK menciptakan suasana sekolah yang nyaman, asri, dan rindang dibutuhkan dukungan dari seluruh stakeholder pendidikan. Inilah yang dilakukan oleh Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 22 Kota Bandung.

SMAN 22 terpilih menjadi sekolah percontahan “Eco Mapping” yang diselenggarakan kementrian lingkungan Hidup dan LSM lingkungan dari Jerman.

Kepala SMAN 22 Kota Bandung, Hatta Saputra mengatakan, Rabu (25/9), “Eco Mapping” merupakan program untuk memetakan lingkungan di sekolah, seperti menata taman dll.

Program ini sudah dijalankan selama satu tahuna. Dengan begitu, Eco Mapping” ini sudah menjadi salah satu komunitas yang ada di SMAN 22. Komunitas ini diberi pendidikan dan pelatihan tentang “Eco MappingL oleh kemen LH dan LSM dari Jerman.

“Alhamdulillah sekolah kita jadi pilot project untuk Eco Mapping ini. Banyak siswa yang masuk komunitas ini. Penataan taman sekolah juga dikerjakan oleh siswa yang masuk komunitas ini. Mereka sangat antusias sekali,” kata Hatta.

Dikatakan Hatta, pihaknya bersyukur bisa dijadikan pilot project eco mapping. Sebab, lingkungan akan bersahabat dengan manusia, jika manusia menjaganya. Lagi pula menjaga lingkungan akan sangat besar manfaatnya bagi kehidupan manusia.

“Kita memiliki komitmen, bahwa kita ingin berprestasi, berakhlak mulia dan berbudaya lingkungan. Selain itu kita ingin merubah mindset siswa. Ke depan ketika mereka kembali ke masyarakat dan keluarga bisa melakukan hal yang sama dalam menjaga dan mengelola lingkungannya,” jelasnya.

Ia menyontohkan siswa dari Komunitas Eco Mapping menyarankan agar di sekolah ada rumah anggrek dan green house. Sekolah hanya memfasilitasi dan sekarang rumah anggrek dan green house tersebut sudah dibangun.

Pegiat LSM Climate Change Education and Awareness dari Jerman, Uschi Busert Giz Paklim mengatakan, eco maping merupakan sebuah model untuk menyosisalisasikan lingkungan kepada generasi muda di sekolah.

Sosialisasi yang dilakukan seputar lingkungan, misalnya bagiamana mengolah sampah, hemat energi, menanam tanaman organik, dll. “Kita hanya sebagai fasilitator. Saya bangga para siswa antusias dengan program ini. Aksinya pun bagus,” ungkap Uschi.(pikiran-rakyat .com)

 

19 thoughts on “SMAN 22 Jadi Percontohan “Eco Mapping”

  1. Ping-balik: Harold Jahn Utah
  2. Ping-balik: diamond art
  3. Ping-balik: 안전놀이터
  4. Ping-balik: microsoft exchange
  5. Ping-balik: cisco teknik servis
  6. Ping-balik: Guns For Sale
  7. Ping-balik: carding shop

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.