SMAN 1 Tanjungsari Wakili Jabar ke Festival Musikalisasi Puisi

oleh -30 views
SMAN 1 Tanjungsari Wakili Jabar ke Festival Musikalisasi Puisi.(pikiran-rakyat.com)
Arrief Ramdhani
SMAN 1 Tanjungsari Wakili Jabar ke Festival Musikalisasi Puisi.(pikiran-rakyat.com)
SMAN 1 Tanjungsari Wakili Jabar ke Festival Musikalisasi Puisi.(pikiran-rakyat.com)

SMAN 1 Tanjungsari Sumedang akhirnya terpilih sebagai juara pertama Festival Musikalisasi Puisi Tingkat SLTA Se-Provinsi Jawa Barat dalam “Festival Sastra” yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat di Hotel Ibis Style Bandung. Dengan demikian, SMAN 1 Tanjungsari akan mewakili Jawa Barat dalam Festival Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional.

Ketua Festival Sastra 2014 Dindin Samsudin menyampaikan hal itu kepada “PRLM”, Jumat (29/8/2014). Pelaksanaan lomba dibuka oleh Ketua Balai Bahasa Jawa Barat Abdul Khak.

Menurut dia, dalam lomba tersebut penampilan siswa SMAN 1 Tanjungsari yang membawakan puisi wajib “Tembang” karya Soni Farid Maulana dan puisi pilihan “Bahasa Langit” karya Acep Zamzam Noor, mendapat sambutan sangat meriah dari para penonton karena kreativitas musikal dan vokal yang apik dengan penampilan yang menarik.

Festival Musikalisasi Puisi diikuti 19 tim musikalisasi SLTA. Untuk juara II diraih SMAN 1 Lembang Kabupaten Bandung Barat, Juara III SMAN 1 Ciamis, Harapan I SMAN 10 Bandung, dan Harapan II SMAN 9 Bandung.

Selain Lomba Musikalisasi Puisi, digelar pula Lomba Membaca Carpon Tingkat SLTP Se-Provinsi Jawa Barat. Untuk Lomba Membca Carpon, juara pertama diraih oleh Nurma Yulia (SMPN 2 Cimahi), Juara II Naufariza Beno Santana (SMPN 16 Bandung), Juara III Ghianita Agustina (SMP YWKA Bandung), Harapan I Yuni Nurhasanah (SMPN 1 Cimenyan, Kabupaten Bandung), dan Harapan II Hasna Amalia Syihab (Mts. Al-Fatah, Cikembang, Kabupaten Bandung).

Untuk kategori Lomba Bercerita Tingkat SD Se-Provinsi Jawa Barat , Juara I diraih oleh Hukma shabiyya (SDN Sukaluyu 3), Juara II Zenita Octrina Hasanah Triadi Putri (SDN Soka 34 Bandung), Juara III Bagia Nufarinda (SDN Ciburial Bandung), Harapan I Kinkin Delia Dewi Permata (SDN Kebon Hui Tanjungsari, Kab. Sumedang), dan Harapan II Nurul Falah Kurniawan (SDN Tanjung 1 Bandung).

Kepala Balai Bahasa Jawa Barat, Abdul Khak mengatakan bahwa Festival Sastra Tahun 2014 yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu kegiatan dalam rangka menyediakan ruang kreativitas remaja, khususnya para siswa, dalam kegiatan berseni dan bersastra. Kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan daya cipta dan kreativitas siswa dalam bidang seni dan sastra. Kegiatan ini juga dapat menjadi media alternatif untuk mendekatkan remaja pada nilai-nilai sastra.

“Saya berharap, dengan siswa khususnya dan remaja lain pada umumnya, dengan mendekati karya sastra terasah mata batinnya sehingga dapat membentuk karakter yang berbudi pekerti. Sebab pesan-pesan dalam sebuah karya sastra sangat berguna bagi kehidupan,” ujarnya.

Sementara itu, Dindin Samsudin, Ketua Panitia Festival Sastra 2014 mengatakan, masa remaja adalah masa yang sangat rentan terhadap risiko buruk akibat pergaulan yang salah arah. Jika tidak pandai memilih, risiko remaja terjerumus pada hal negatif sangat mungkin terjadi. Oleh karena itu, perlu penyediaan ruang-ruang kegiatan yang positif sebagai tempat penyaluran minat dan bakat mereka menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat.

Kegiatan Festival Sastra 2014 Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat ini merupakan salah satu upaya dalam menyediakan ruang positif bagi siswa dalam menyalurkan minat dan bakat siswa dalam bidang seni dan sastra.

Bila dilihat dari jumlah peserta, kata Dindin selalu melonjak setiap tahun. Namun karena beberapa kebijakan tertentu, panitia terpaksa membatasi peserta lomba.

Dari segi perluasan asal peserta juga melebar. Kalau sebelumnya lomba haya diikuti oleh peserta dari sekolah seputar kota Bandung dan Bandung Raya, tetapi kali ini peserta juga berdatangan dari luar kota Bandung seperti Ciamis dan Bogor. (pikiran-rakyat.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.