SMAN 1 Lembang Juara 2 Nasional Lomba Musik Angklung Padaeng

oleh -31 views
Ilustrasi
Arrief Ramdhani
Ilustrasi
Ilustrasi

GRUP musik angklung SMAN 1 Lembang menorehkan prestasi dalam Lomba Musik Angklung Padaeng yang digelar Universitas Pendidikan Indonesia. Lomba ini diikuti 75 grup musik angklung dari seluruh Indonesia.

Pelatih angklung SMAN 1 Lembang, Enry Johan Jaohari yang juga memenangi penghargaan sebagai penata musik terbaik pada lomba yang digelar akhir April lalu itu mengatakan, grup angklung sekolahnya menyabet juara 2 setelah SMAN 1 Karawang. Jumlah personel yang ikut dalam perlombaan itu sebanyak 45 orang.

banner 728x90

“Ada beberapa kriteria yang menjadi penilaian, di antaranya permainan angklung, kontrabas, kendang, perkusi,dan vokal,” ujarnya di sela pelepasan bersama siswa SMA/SMK/MA di Kompleks Pemkab Bandung Barat, Kamis, 12 Mei 2016.

Dalam penampilannya, grup angklung SMAN 1 Lembang memainkan tiga lagu, yakni Sabda Alam dari Chrisye, Bandung-Lembang, dan My Memory yang merupakan OST Winter Sonata. Penampilan tersebut, menurut Enry, sudah dipersiapkan sejak enam bulan sebelumnya.

Selain menyabet juara 2 nasional, grup musik angklung SMAN 1 Lembang pada perlombaan itu juga meraih penghargaan penata musik terbaik oleh Enry Johan Jaohari. Selain itu, grup ini juga meraih penghargaan vokalis terbaik, yakni Dwi Kurniati Laksmi.

Di SMAN 1 Lembang, kata Enry, angklung menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler. Namun ke depan, akan dimasukkan ke dalam mata pelajaran intrakurikuler.

“Musik angklung ke depan akan menjadi intrakurikuler sekolah di bawah mata pelajaran Rumpun Seni Budaya,” katanya.

Antusiasme siswa SMAN 1 Lembang untuk bermain angklung cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan beragam prestasi lainnya, seperti Juara 1 Kompetisi Pariwisata Indonesia 2013 dan Juara 2 kompetisi yang sama pada 2014, serta Juara 3 Festival Angklung Jabar Saung Udjo pada 2014.

Tak heran jika pada pelepasan bersama siswa SMA sederajat se-KBB kemarin, penampilan grup musik SMAN 1 Lembang memukau ribuan penonton. Pada kesempatan itu, hadir Bupati Bandug Barat Abubakar, sejumlah kepala SKPD, serta para guru dan kepala sekolah.

Ketua panitia kegiatan yang juga Kabid SMA/SMK pada Dinas Pendidikan KBB Hasanudin mengungkapkan, pelepasan siswa biasanya digelar di sekolah masing-masing. Namun, kali ini dilakukan secara bersama-sama di Kompleks Pemkab Bandung Barat.

“Ini sebagai bentuk cinta kami kepada para siswa bahwa setelah lulus kami tidak benar-benar berpisah. Namun, melepas mereka ke perguruan tinggi, dunia kerja, ataupun ke lingkungan masyarakat,” ujarnya.(pikiran-rakyat.com)