Siswa Teknik Masih Minim Belajar Mesin

oleh -107 views
Ilustrasi
Arrief Ramdhani
Ilustrasi
Ilustrasi

INDUSTRI manufaktur menjadi salah satu pendorong kemajuan suatu negara. Jika ingin maju, Indonesia pun harus menguasai bidang ini.
Menurut staf pengajar Jurusan Teknik Mesin dan Industri Fakultas Teknik UGM, Dr Eng Herianto, S.T., M.Eng., perlu strategi khusus untuk mengembangkan industri manufaktur di Tanah Air. Misalnya, dengan mengambil pembelajaran dari perkembangan industri elektronika dan teknologi informasi di berbagai negara.

“Industri elektronika dan teknologi informasi berkembang sangat cepat pada abad 20 ketika ukuran komputer semakin kecil dengan harga yang semakin murah. Inilah kunci di balik berkembangnya industri elektronika dan teknologi informasi,” ujar Herianto, seperti dinukil dari keterangan tertulis UGM kepada Okezone, Kamis (16/10/2014).

Sayangnya, kata Herianto, hampir semua industri manufaktur di Indonesia masih menggunakan mesin besar. Begitu juga dalam dunia pendidikan. Kelas-kelas di perguruan tinggi maupun SMK masih diisi dengan banyak siswa. Akibatnya, interaksi pelajar dengan mesin sangat minim.

Herianto menilai, jika ada siswa atau mahasiswa yang intensitas interaksinya dengan mesin sangat tinggi, maka mereka mempunyai skill permesinan dan manufaktur yang sangat baik. Dia mencontohkan, SMK atau politeknik yang fokus pada praktikum bisa menghasilkan lulusan kompeten.

“Artinya, intensitas akan memengaruhi skill seseorang seperti yang terjadi pada dunia teknologi informasi saat ini,” imbuh Herianto.(kampus.okezone.com)

19 thoughts on “Siswa Teknik Masih Minim Belajar Mesin

  1. Ping-balik: fakerolex.ru
  2. Ping-balik: 201 dumps with pin
  3. Ping-balik: 19올넷
  4. Ping-balik: dewaqq
  5. Ping-balik: high end love dolls
  6. Ping-balik: source
  7. Ping-balik: ดูบอล
  8. Ping-balik: anti screenshot
  9. Ping-balik: cisco teknik servis
  10. Ping-balik: lenovo servis
  11. Ping-balik: World Market Link
  12. Ping-balik: ww88

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.