Siswa Tak Bisa Bertanya, Apa yang Bisa Guru Lakukan?

Wednesday 28 October 2015 , 12:55 PM
Beberapa contoh pertanyaan yang diajukan oleh siswa pada proses pembelajaran tersebut.

Beberapa contoh pertanyaan yang diajukan oleh siswa pada proses pembelajaran tersebut.

“MALU bertanya, sesat di jalan.” Demikian pepatah lama menuturkan. Isyarat utama dari pepatah itu adalah betapa pentingnya kemampuan bertanya. Bertanya merupakan salah satu “senjata” penting dalam mencari, menemukan, atau mengumpulkan informasi.

“Membuat pertanyaan yang relevan sebanyak-banyaknya, merupakan kegiatan utama  dari langkah pertama keterampilan informasi. Jika siswa mampu merumuskan pertanyaan dengan baik, mereka akan lebih mudah mengerjakan langkah keterampilan informasi berikutnya.” Demikian penuturan Ai Sumiati, guru SDN Sukalarang ketika praktik mengajar keterampilan informasi bahasa Indonesia di kelas IV SDN 2 Sukaraja Ciamis dalam ToT Tingkat Provinsi Jawa Barat (17-21/8/2015)

Namun, tidak semua siswa mampu bertanya dan merumuskan pertanyaan. Sudarjat, guru SDN Selaawi yang juga praktik mengajar di SDN 3 Sukaraja mengungkapkan, “Terkadang, siswa  merasa lebih sulit untuk membuat pertanyaan daripada menjawab pertanyaan.” Hal itu diakui pula oleh Andika Maulana, salah seorang siwa kelas IV SDN 2 Sukaraja.

Bagaimana caranya agar siswa mampu merumuskan pertanyaan? Bu Ai berusaha berbagi pengalaman ketika mengajarkan keterampilan informasi Bahasa Indonesia di kelas IV. Berikut  kiat praktis yang bisa guru lakukan:

  1. Tayangkan presentasi berisi gambar atau gambar berukuran besar sesuai tema di papan tulis agar jelas terlihat dari jarak cukup jauh.
  2. Lakukan tanya jawab singkat tentang hal atau peristiwa yang tampak dalam gambar untuk menggiring siswa pada pemahaman yang sama.
  3. Mintalah satu atau dua orang siswa untuk membuat sebuah pertanyan terkait gambar.
  4. Tuliskan pertanyaan tersebut di papan tulis, lalu mintalah semua siswa mencermati pertanyaan.
  5. INGATKAN kepada siswa bahwa pertanyaan bisa dirumuskan menggunakan KATA TANYA: apa, siapa, berapa, mana (di mana, ke mana, dari mana), kapan, dan bagaimana (5W 1H).
  6. Bagikan tiga lembar post it/ potongan kertas.
  7. Minta siswa kembali melihat gambar dengan saksama.
  8. Minta siswa menuliskan satu pertanyaan pada setiap post it (1 post it, satu pertanyaan)
  9. Simpan potongan kertas yang sudah ditulisi pertanyaan di tengah meja.
  10. Minta siswa bergiliran membaca setiap pertanyaan, kemudian tempelkan di kolom sub-tema yang sesuai.(USAID Prioritas)

 

Selamat Mencoba!

Comments are closed.