Siswa Kelas Akselerasi Wajib Lampirkan Bukti IQ

oleh -1 views
Ilustrasi : padang-today.com
Arrief Ramdhani
Ilustrasi : padang-today.com
Ilustrasi : padang-today.com

PEMERINTAH mewajibkan sekolah yang membuka kelas akselerasi untuk menunjukkan bukti tes IQ dari siswanya untuk ikut Ujian Nasional (UN).

Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Djaali mengatakan, pihaknya memang sudah mengedarkan Prosedur Operasi Standar (POS) UN 2013 ke seluruh pihak. Di dalam POS itu, peserta didik yang mengikuti program akselerasi dengan masa studi dua tahun harus menunjukkan bukti tes IQ dari perguruan tinggi yang memiliki program studi psikologi terakreditasi atau lembaga lain yang direkomendasi BSNP. IQ yang disyaratkan kurang lebih 130.

Djaali menjelaskan, persyaratan bukti IQ ini karena banyak sekolah nakal yang membuka kelas akselerasi namun tingkatan IQ siswanya tidak tinggi. Padahal kelas ini dibuka hanya untuk siswa yang mempunyai kecerdasan di atas rata-rata. Selain itu, bukti IQ ini juga diperlukan mengingat sekolah reguler mempunyai masa studi tiga tahun dan diakhiri dengan UN.

“Memang harus ada bukti karena kita tidak mau kecolongan jika ada sekolah yang bermain-main dengan kelas akselerasi ini,” kata Djaali.

Direktur Pascasarjana UNJ ini menambahkan, kelas akselerasi diizinkan dengan adanya surat keputusan (SK) dari dinas pendidikan setempat atau Kemendikbud. Namun meski sekolah itu sudah mempunyai SK, BSNP tetap meminta adanya lampiran tes IQ. Pasalnya, meski ada SK namun jika siswanya tidak memenuhi batas kecerdasan tertentu maka itu juga termasuk pelanggaran.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud Khairil Anwar Notodiputro menegaskan, batasan IQ itu memang sangat penting keberadaannya. Batasan ini untuk memastikan bahwa anak yang dapat lulus lebih cepat dari anak umum ini benar-benar mempunyai kemampuan untuk ikut program percepatan. Khairil melanjutkan, hanya BSNP yang berwenang mencabut hak siswa untuk ikut UN apabila IQnya tidak mencapai target.

Berdasarkan data Asosiasi Siswa Cerdas Istimewa dan Berbakat Istimewa (CIBI) Nasional pada 2011 , anak usia sekolah yang diwadahi dalam kelas akselerasi jumlahnya sekira 311 sekolah dari 126 ribu sekolah umum yang ada dan 12 sekolah madrasah di seluruh Indonesia. Akselerasi merupakan amanah dari Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) No 20 Tahun 2003 Pasal 5 Ayat 4 tentang Anak Cerdas Berbakat Istimewa.

Melalui program akselerasi, masa tempuh sekolah dapat lebih cepat. SMP atau SMA yang biasanya tiga tahun dapat ditempuh dengan dua tahun saja. Begitu juga dengan sekolah dasar yang enam tahun dapat ditempuh dalam lima tahun saja.(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.