Siswa di Ciamis Belajar dari Fotocopyan

oleh -4 views
Ilustrasi
Arrief Ramdhani
Ilustrasi
Ilustrasi

SEMENTARA buku tematik kurikulum 2013 belum tiba di sekolah, beberapa sekolah di Kabupaten Ciamis, memberlangsungkan proses belajar mengajar dengan menggunakan fotocopian, yang berisi materi yang diperbanyak melalui CD, atau dengan cara mengunduh di internet. Hal ini diutarakan oleh Kepala SD 4 Maleber, Iim.

“Sementara ini untuk mengisi pembejalaran, kami memperbanyak materi dari CD dengan cara difotocopy lalu dibagikan kepada siswa secara berkelompok, karena kalau dibagikan persiswa akan besar biayanya, ” ujar Iim, Selasa (19/08).

Sementara itu, Kasi Sarana Prasanan Bidang Dikdas Dikbud Ciamis, Mahyail, mengatakan, dibayarkannya dana bos buku untuk kurikulum 2013 melalui PT. POS Indonesia, sebagai jaminan untuk CV. Balebat pemenang tender, karena mengacu kepada surat edaran Kemendikbud No. 101293/WKP/KR/2014.

“Surat edaran itu menjelaskan mekanisme pembayaran. Ada perbedaan antara penerbit yang memiliki agen di daerah dengan penerbit yang tidak memiliki agen. Sementara Balebat, tidak memiliki agen dan bekerjasama dengan PT Pos sebagai penjamin, ” ujar Mahyail di ruang kerjanya.

Dikatakan Mahyail, ada kekhawatirwan penerbit sekolah tidak membayarkan dana bos ketika buku sudah diterima di sekolah. Sehingga, penerbit bekerjasama dengan PT. POS Indonesia sebagai penjamin. Maka dana bos buku di sekolah di Kab. Ciamis untuk SD, sudah berada di POS.

“Mengenai keterlambatan buku, itu menjadi tanggungjawab penerbit. Kendalanya seperti apa, kami pun belum mendapatkan penjelasan, ” ujar Mahyail.

Untuk semester awal, buku kurikulum 2013 SD ini dialokasikan untuk 4 tema ajar. Sementara terhitung sejak awal Juli, tahun ajaran baru sudah berlangsung.(fokusjabar.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.