Sidak Proyek DAK Pendidikan, Wabup Ciamis Apresiasi Pelaksanaannya yang Mulus

oleh -23 views
Ilustrasi
Arrief Ramdhani
Ilustrasi
Ilustrasi

WAKIL Bupati Ciamis Jeje Wiradinata bersama Komisi IV DPRD Ciamis Hendra S Marcusi dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ciamis Toto Marwoto melakukan inpeksi mendadak (sidak) proyek rehabilitasi dan pembangunan ruang kelas baru (RKB) yang didanai Dana Alokasi Khusus (DAK), Kamis (28/8/2014).

Pelaksanaan pembangunan RKB dan rehab yang ditinjau, di antaranya pelaksanaan di SMAN 1 Baregbeg, SMAN 2 Ciamis, SMK Taruna Bangsa dan SMKN 2 Ciamis.

Jeje mengaku bahwa secara umum pelaksanaan proyek fisik DAK Pendidikan di Sekolah tidak bermasalah. Bahkan, pihaknya menyebut bahwa semua itu terjadi karena pelaksanaan dilakukan dengan sistem swakelola. Sehingga komite dan pihak sekolah bertanggungjawab langsung terhadap kualitas dan prosesnya.

“Mereka melaksanakannya dengan rasa kepemilikan yang tinggi. Sangat jauh berbeda dengan sistem kontrak atau rekanan,” kata Jeje di sela tinjauannya di SMKN 2 Ciamis.

Tidak hanya itu, Jeje pun mengomentari beberapa bangunan sekolah yang menggunakan rangka atap dari kayu. Menurutnya rangka atap kayu lebih aman dan tidak jelimet sepertihalnya rangka atap baja.

“Ini bagus, saya pun belum pernah mendengar ada rangka atap kayu yang roboh,” katanya memuji.

Secara menyeluruh DAK fisik Pendidikan Ciamis mendapatkan total alokasi sebesar Rp63.847.668.100 terbagi untuk sekolah menengah Rp29.435.449.100, dan pendidikan dasar Rp34.412.169.000. Jumlah pekerjaan, untuk rehabilitasi ruang kelas SMA 33 lokal, RKB SMA 20 lokal, perpustakaan 2 lokal, dan laboratorium sains 3 lokal.

Untuk SMK rehab ruang kelas 43 lokal, RKB 54 lokal, perpustakaan 1 lokal, laboratorium sains 3 lokal, ruang praktik 11 lokal. Kemudian untuk SMP rehab 71 lokal, RKB 15 lokal, laboratorium 1 lokal, dan untuk SD rehab 89 lokal, RKB 25 lokal dan perpustakaan 28 lokal.

“Semua pelaksanaan dikerjakan dengan sistem swakelola dengan kalender kerja selama 120 hari. Kami berharap dengan sistem ini kualitas pembangunan dapat lebih baik dan sesuai,” kata Toto mengamini Jeje.(fokusjabar.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.