Serap 15.000 Tenaga Kerja, Presiden Resmikan Pabrik Gula

oleh -4 views

PRESIDEN Joko Widodo meresmikan pabrik gula yang berada di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Kamis (22/10). Ia mengapresiasi pemerintah setempat membuka kebun tebu dan pabrik gula terintegrasi tersebut patut diapresiasi.

“Ini adalah sebuah keberanian, keberanian membuka sebuah investasi, keberanian untuk membuka usaha di tempat ini. Ini yang harus kita apresiasi dan kita hargai,” ujarnya seperti dirilis laman setkab.

Pabrik yang pengerjaannya dimulai tiga tahun yang lalu ini sudah mulai berproduksi dengan kapasitas produksi yang tergolong besar dan akan menyerap banyak tenaga kerja lokal. Dalam operasinya, kebun dan pabrik itu dapat menyerap maksimal 15.000 tenaga kerja.

“Membuka industri, membuka pabrik gula, dan yang paling penting membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Ini poin yang paling penting yang ingin saya garis bawahi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan bahwa saat ini kebutuhan komoditas gula di Indonesia mencapai 5,8 juta ton per tahun. Sementara kapasitas produksi dalam negeri hanya 2,1 juta ton sehingga sisa kebutuhan masih harus dipenuhi dengan mengandalkan impor.

“Sehingga pendirian pabrik gula di Bombana ini sekali lagi patut kita hargai karena nanti akan mengurangi impor. Artinya, bisa memperbanyak devisa negara, memperkuat neraca transaksi berjalan kita,” kata Presiden. ***