Sekolah Cerdas Muthahhari

oleh -55 views
Sekolah Cerdas Muthahhari - istimewa
Arrief Ramdhani
Sekolah Cerdas Muthahhari - istimewa
Sekolah Cerdas Muthahhari – istimewa

PEMANFAATAN  teknologi informasi sama sekali tak membuat interaksi antarsiswa maupun siswa dan guru di sekolah ini, terganggu.
Berawal dari keberhasilan membangun SMU Plus Muthahhari sebagai sekolah percontohan berbagai program di Kemendikbud, Yayasan Muthahhari kemudian mendirikan Sekolah Cerdas Muthahhari (SCM) pada 2007.

SD yang dirancang berbasis teknologi informasi ini mengusung tagline Cerdas, Cerah, Ceria!. Berbasis teknologi informasi bukan berarti SCM mengabaikan interaksi antarsiswa. Teknologi informasi tersebut justru menjadi sarana pendukung belajar bagi anak-anak di sini.

Misalnya melalui SCM Net, seluruh data perkembangan anak, absensi, sampai kritik dan saran dapat diakses. Ke depannya, sistem ini bisa diakses secara online setelah benar-benar matang. Sehingga para orang tua murid mendapatkan akses yang lebih mudah.

Anak-anak murid SCM pun diarahkan untuk sadar teknologi informasi sejak dini. Pengenalan tersebut didukung dengan berbagai sarana dan program pendidikan, seperti ruang komputer khusus untuk anak, proyek pembelajaran global yang bekerjasama dengan sekolah lain di dunia, serta software pendukung lainnya.

Kepala SCM Rizki Hamdani menjelaskan, sejak berdiri, sekolah yang berada di Jalan Layar No 17 Arcamanik, Kota Bandung ini, telah mengusung kurikulum terintegrasi.

“Salah satu konsepnya ialah fun schooling. “Kita tidak boleh melupakan hak mutlak anak-anak, yaitu bermain,” tegas Rizki Hamdani saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.

Pelajaran matematika, misalnya, sebagai salah satu pelajaran yang dianggap sulit diubah dengan konsep Math for Fun. Selain itu, ada juga Games and Sport, untuk meningkatkan kemampuan kinetis dan soft skill sang anak.

Selain itu, Games and Sport pun menjadi sarana bagi guru-guru SCM untuk membantu anak menyerap ilmu dari pelajaran lainnya.

“Jadi, untuk pelajaran yang kita anggap sulit, perlu diulang, dan diberi penekanan, kita buat permainannya. Permainan tersebut bisa kita ambil dari permainan tradisional, atau kita bikin permainan sendiri,” lanjut Rizki.

Konsep lainnya, ialah multiple intelligences, sebuah konsep dari Professor Howard Gardner yang dicanangkan pada tahun 1983. Konsep ini percaya bahwa setiap manusia memiliki kecerdasan majemuk yang berbeda.

Dengan anggapan ini, SCM menciptakan metode pembelajaran yang sesuai. Setiap hari Rabu, diadakan kelas minat. Dalam kelas ini, para siswa bebas untuk melakukan apa yang mereka yakini sebagai kemampuan terbaik mereka.

“Biasanya, orang-orang terpaku pada pelajaran-pelajaran yang kurang dikuasai anak. Lebih baik kita fokus pada apa yang menjadi kelebihan sang anak,” tutur lulusan Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung ini.

Untuk mendukung konsep tersebut, pada pembagian rapor tiap tahunnya, masing-masing anak mendapatkan apresiasi sesuai bidang yang dikuasai. Apresiasi tersebut berupa sertifikat penghargaan. Menurut Rizki, hal ini dilakukan agar sang anak tidak merasa minder dan pulang dengan wajah ceria.(inilahkora.com)

27 thoughts on “Sekolah Cerdas Muthahhari

  1. Ping-balik: desain logo
  2. Ping-balik: Regression Testing
  3. Ping-balik: sahabatqq login
  4. Ping-balik: little nightmares 2
  5. Ping-balik: diamond art kits
  6. Ping-balik: Fun88 casino
  7. Ping-balik: lenovo servis
  8. Ping-balik: Buy FIREARMS Online
  9. Ping-balik: dark0de market
  10. Ping-balik: sig sauer p938
  11. Ping-balik: ghost swipe dumps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.