Sejumlah Daerah Kembangkan Pembelajaran Digital

Saturday 10 October 2015 , 6:05 AM
Dr. Abi Sujak (Direktur SEAMOlec), Dr. Anis Baswedan (Mendikbud) , Dr. Hamid (Dirjen Kemendikbud) saat Launching 21st Century Adapting Curriculum through Digital Class di SDN Sabang Bandung, 18 September 2015.(smadigitalkotabandung.wordpress.com)

Dr. Abi Sujak (Direktur SEAMOlec), Dr. Anis Baswedan (Mendikbud) , Dr. Hamid (Dirjen Kemendikbud) saat Launching 21st Century Adapting Curriculum through Digital Class di SDN Sabang Bandung, 18 September 2015.(smadigitalkotabandung.wordpress.com)

SEKOLAH dengan proses pembelajaran digital di Kota Bandung mulai ditiru oleh sejumlah daerah lainnya di Indonesia. Sejumlah daerah di antaranya Sumatera Selatan, Purwokerto, hingga Malang mulai menerapkan pengembangan pembelajaran digital melalui Teknologi Informasi Komunikasi (TIK). Bahkan, Papua Barat juga diketahui mulai bersiap untuk meniru Bandung.

Direktur Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) Gatot Hari Priowirjanto mengatakan pihaknya memang sudah mulai mengembangkan program pembelajaran digital ke beberapa daerah di Indonesia. Pengembangan tersebut merupakan program SEAMEO Smart City, yang baru saja diresmikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Kamis (8/10/2015).

“Proyek uji coba telah dilaksanankan di beberapa sekolah dasar hingga menengah di Kota Bandung. Kerjasama ini selanjutnya yang dikembangkan sebagai bagian dari SEAMEO Smart City,” ujar Gatot di Gedung Kemendikbud, jakarta, Kamis (8/10/2015).

Diketahui sebelumnya sebanyak 81 sekolah di Kota Bandung dilibatkan dalam program pengembangan pembelajaran digital. Ini merupakan kerja sama SEAMEO dengan pemerintah Kota Bandung, Dinas Pendidikan Kota Bandung, dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). ujicoba proyek tersebut menyentuh 1.250 guru dan 8.491 siswa.

Dari uji coba yang telah dilakukan dalam pembelajaran digital di Kota Bandung, menurut data SEAMEO, secara signifikan menigkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta didik. Serta mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar.

Dalam pengembangannya menjadi SEAMEO Smart City, Gatot menjelaskan, pembelajaran digital yang telah diuji coba di Kota Bandung tersebut kemudian dikembangkan ke kota-kota lainnya, dan bahkan diperluas ke negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Untuk SEAMEO Smart City tersebut, Gatot mengungkapkan pihaknya dibantu oleh SEAMEO Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC), SEAMEO Regional Centers for Quality Improvement of Teachers and Education Personnel in Science (SEAQIS),dan Mathematics (SEAQIMS). (pikiran-rakyat.com)

 

Comments are closed.