Sebuah Harapan di Kampung Pintar

oleh -8 views
RUKUN Warga (RW) 011 Kelurahan lagoa Kecamatan Koja Jakarta Utara bekerja sama dengan SD dan SMP Yayasan Pendidikan Montesori (YAPENSORI) membangun Kampung Pintar di Jl.Maja No.53A Rt.001/011. (Agus DF/Siapbelajar)
Arrief Ramdhani
RUKUN Warga (RW) 011 Kelurahan lagoa Kecamatan Koja Jakarta Utara bekerja sama dengan SD dan SMP Yayasan Pendidikan Montesori (YAPENSORI) membangun Kampung Pintar di Jl.Maja No.53A Rt.001/011. (Agus DF/Siapbelajar)
RUKUN Warga (RW) 011 Kelurahan lagoa Kecamatan Koja Jakarta Utara bekerja sama dengan SD dan SMP Yayasan Pendidikan Montesori (YAPENSORI) membangun Kampung Pintar di Jl.Maja No.53A Rt.001/011. (Agus DF/Siapbelajar)

RUKUN Warga (RW) 011 Kelurahan lagoa Kecamatan Koja Jakarta Utara bekerja sama dengan SD dan SMP Yayasan Pendidikan Montesori (YAPENSORI) membangun Kampung Pintar di Jl.Maja No.53A Rt.001/011. Program itu bersifat sosial dan tujuannya membantu  meningkatkan kualitas pendidikan anak agar lebih siap menghadapi tantangan masa depan

“Tidak sedikit anak-anak di lingkungan RW 011 yang belum memiliki kesempatan mengenyam pendidikan yang baik akibat beratnya beban ekonomi yang dihadapi orang tuanya” kata Sekretaris RW 011 Jajang  Ilyasin S.Pd.I.

Kegiatan yang sudah berjalan tiga tahun, itu merupakan pelaksanaan dari program mematikan televisi dan alat komunikasi selama dua jam disetiap harinya dimulai pukul 19.00-21.00 WIB. Seluruh lapisan masyarakat boleh mengikuti program tersebut terutama para pelajar SD, SMP dan SMA sederajat “Dengan adanya program ini warga dituntut  membiasakan diri menggunakan waktu dengan hal-hal yang bersifat positif” tambahnya

Dengan adanya kampung  pintar. Jajang berharap, anak-anak terbiasa menggunakan waktu secara epektif di malam hari. Dalam kegiatannya, tidak hanya belajar pelajaran formal, para peserta juga dibekali pendidikan lainnya. Sekarang kegiatan tersebut sudah diikuti oleh 40 orang dengan tiga relawan pengajar

Lilih St.Khulailah S.Pd, salah satu relawan pengajar. Mengatakan, senang bisa ikut bergabung dalam kegiatan itu. Program tersebut dharapkan dapat menambah pengetahuan para pelajar. Dia juga mendorong warga sekitar untuk ikut berpartisipasi pada kegiatan itu dan mengajak putra-putrinya untuk belajar di malam hari. “Dibutuhkan kebersamaan dan kedisiplinan dalam menjalankannya agar tercipta SDM yang berkualitas,” tuturnya.

Pendidikan itu hak bagi setiap orang, dan semua anak harus mendapatkannya. Dengan adanya program itu, harapannya, menjadi kebiasaan positif bagi masyarakat di lingkungan sekitarnya  “Marilah kita bersama-sama memberikan pendidikan  layak kepada anak yang akan menjadi penerus kita” tambahnya. “Meskipun mengajarnya hanya sehari dalam seminggu, mudah-mudahan dapat bermanfaat selamanya” pungkas Lilih .  (Agus DF/Siapbelajar)