Sebaran Guru di Garut Belum Merata

Friday 17 June 2016 , 2:23 AM
Guru Honorer di tengah Hutan Cidolong.(fokusjabar.com)

Guru Honorer di tengah Hutan Cidolong.(fokusjabar.com)

SEBARAN guru di Kabupaten Garut masih kurang merata. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi meminta Pemkab Garut memprioritaskan penempatan guru di pelosok.

“Dicek lagi distribusinya (guru). Hitung jumlah rombel (rombongan belajar) dan gurunya di dalam kota. Akan ketahuan kelebihannya. Isi ke pelosok kelebihannya itu,” ujar Yuddy kepada Bupati Garut Rudy Gunawan di kantor Pemkab Garut, Kamis 16 Juni 2016.

Yuddy meminta Pemkab Garut untuk mendata jumlah guru. Apabila memang kurang, dia mempersilakan pemda untuk mengajukan penambahan PNS.

“Moratorium PNS masih berlaku, kecuali untuk guru dan tenaga kesehatan. Jika memang kurang, ajukan ke pusat. Jangan sampai kosong,” ujarnya.

Dengan redistribusi PNS, Yuddy meyakini hal itu dapat menekan anggaran belanja pegawai hingga di bawah 50 persen. Saat ini, anggaran pegawai Pemkab Garut masih berkisar 51 persen.

Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan, ada 800 PNS yang pensiun tahun ini dan bisa menurunkan anggaran belanja pegawai. “Kami sudah ajukan 400 PNS ke kementerian, terutama tenaga kesehatan,” ujar Rudy. .(pikiran-rakyat.com)

 

 

 

Comments are closed.