Sebanyak 8.970 Siswa SMA dan SMK Gagal Lulus UN

oleh -1 views
Ilustrasi (lensaindonesia.com)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi (lensaindonesia.com)
Ilustrasi (lensaindonesia.com)

SEBANYAK 7.811 siswa SMA/MA dan 1.159 siswa tingkat SMK se-Indonesia dipastikan tidak lulus Ujian Nasional (UN) 2014 yang dilaksanakan pada 14-16 April 2014 lalu. Jumlah ini menurun dibandingkan dengan tahun lalu. 
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, faktor ketidaklulusan siswa tersebut disebabkan oleh adanya peningkatan porsi kesukaran pada soal-soal UN tersebut.

“Tahun ini tingkat kelulusan SMA/MA dan SMK turun, salah satu faktornya karena tingkat kesukaran soal. Untuk kategori sukar, kami naikkan menjadi 20 persen, yang sebelumnya 10 persen,” ucap Nuh di kantor Kemendikbud di Jakarta Selatan, Senin (19/5).

Klasifikasi atas ketidaklulusan siswa SMA/MA dan SMK nasional tahun ini adalah mereka yang memiliki standar di bawah dari penetapan oleh Badan Standardisasi Nasional Pendidikan (BSNP). Adapun penetapannya, nilai akhir paling rendah adalah 5,5 dan setiap mata pelajaran paling rendah mendapat nilai 4,0.

“Namun, siswa yang nilai UN-nya kurang atau tidak memenuhi standar masih bisa dibantu sama nilai ujian sekolah karena porsi kelulusan akhir itu 60 persen UN dan 40 persen ujian sekolah,” katanya.(kompas.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.