‘Saya Bersekolah Punya Cita-cita Besar’

Tuesday 16 August 2016 , 8:23 AM
(inilahkoran.com)

(inilahkoran.com)

ANAK adalah generasi penerus bangsa yang harus dididik sejak dini. Pendidikan anak, tentu saja menjadi tanggung jawab semua pihak, agar anak-anak ini menjadi generasi penerus bangsa yang unggul.
Meski dalam skala kecil, sepertinya apa yang dilakukan oleh SD Swasta Yayasan Beribu ini patut diacungi jempol. Setidaknya mereka sudah menyelamatkan anak-anak yang tidak bersekolah atau putus sekolah. Lagi-lagi faktor ekonomilah penyebabnya.

Keberadaan SD Swasta Yayasan Beribu ini, rupanya menjadi perhatian dan harapan baru yang lebih cerah bagi anak jalanan (anjal) ini. Kendati pendekatan yang dilakukan oleh guru kepada anjal ini tidak mudah, pada akhirnya mereka pun memilih untuk bersekolah.

Sri Wahyuningsih misalnya, siswi kelas 4 SD Swasta Yayasan Beribu ini mengaku sangat bahagia bisa mengenyam pendidikan di sekolah tersebut. Ia bersama teman-teman sebayanya belajar banyak tentang ilmu pendidikan yang semestinya mereka dapatkan.

“Alasannya saya sekolah di sini, ya pengen aja sekolah, karena lihat temen-teman pada sekolah. Awalnya saya suka suka ada di jalan,” kata Sri kepada INILAH, Senin (15/8).

Siswi yang hobi dengan mata pelajaran matematika ini memiliki harapan besar saat sudah beranjak dewasa nanti, bahkan diakui dia, setalah lulus ia ingin menjadi seorang dokter, dan bisa bermanfaat bagi banyak orang.

“Setelah lulus dari sekolah ini, saya ingin melanjutkan sekolah lagi karena saya punya cita-cita besar,” harap Sri.

Senada dengan Sri, siswa lainnya Ujang Heri mengatakan, senang bisa belajar di sekolah tersebut. Siswa kelas 2 ini sebelum bersekolah, ia kerap berada di jalanan untuk mengais rezeki, pada akhirnya ia pun melanjutkan sekolah dengan teman-teman sebayanya.

“Dulu saya sering ada di jalanan, tapi sekarang enggak. Senang banget bisa belajar di sini, saya paling suka mata pelajaran matematika,” ucap siswa yang memiliki cita-cita menjadi seorang polisi ini. (inilahkoran.com)

Comments are closed.