Santri Buat Coding Aplikasi, Nadiem: Luar Biasa

oleh -1 views

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, berkunjung ke SMK Plus Khoiriyah Hasyim, Jombang, beberapa waktu lalu. Ia mengaku takjub melihat tekad sekolah berasrama tersebut dalam mencetak generasi Islam yang andal di berbagai keahlian vokasi sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai religiusitas sebagai santri.

“Santri zaman sekarang adalah cikal bakal pemimpin, wirausahawan, dan orang-orang penting,” tandasnya.

PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Hal tersebut disampaikan Menteri Nadiem usai meninjau siswa SMK yang juga santri pesantren Tebuireng sedang melakukan coding aplikasi dan website. Selain itu, ada juga santri yang mengedit video, juga santri yang sedang membuat produk kerajinan tangan dan makanan ringan untuk dipasarkan melalui platform digital.

Melihat aktivitas para santri di SMK tersebut, Nadiem merasa optimistis dan yakin bahwa Merdeka Belajar telah diimplementasikan dengan baik di SMK dalam lingkungan pesantren. “Dengan platform Merdeka Belajar, kami ingin ciptakan sistem pendidikan yang memerdekakan siswa dan generasi berikutnya dengan kurikulum proses pembelajaran yang lebih fleksibel. Bukan hanya fokus ke kompetensi siswa, tapi juga karakter, seperti akhlak, kemampuan berkolaborasi, jiwa kepemimpinan, daya saing, dan berkreativitas,” jelasnya.

Menjawab keraguan siswa tentang kualitas santri lulusan SMK, Mendikbudristek menyampaikan agar para santri tidak perlu berkecil hati. “Saya lihat SMK semacam ini sangat luar biasa. Saya optimistis, santri masa depan akan berkontribusi di segala bidang dan tidak ketinggalan dari lulusan lainnya,” ungkap Nadiem.