Sambut Hari Guru Nasional, PPPPTK IPA Selenggarakan Simposium Nasional Guru IPA 2019

Wednesday 27 November 2019 , 8:36 AM

Ilustrasi

MENYAMBUT  Hari Guru Nasional yang jatuh pada tanggal 25 November, PPPPTK (Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan) IPA menyelenggarakan Simposium Nasional bagi Guru IPA Tahun 2019 pada tanggal 25 s.d. 29 November 2019 di Hotel Mercure Jakarta Batavia.

Simposium Nasional bagi Guru IPA Tahun 2019 yang dihadiri oleh 400 guru IPA dari seluruh Indonesia ini diselenggarakan sebagai sarana publikasi karya tulis ilmiah guru IPA dari hasil praktik terbaik sekaligus sarana berbagi informasi dan diskusi tentang inovasi dalam pembelajaran IPA.

Mengambil tema “Guru Penggerak Indonesia Maju”, sesuai dengan tema Hari Guru Nasional Tahun 2019, forum ilmiah bagi guru IPA yang sudah rutin diselenggarakan setiap tahunnya sejak tahun 2012 ini diharapkan menjadi ruang bagi para guru IPA untuk menghasilkan berbagai karya ilmiah terbaik.

“Harapannya guru-guru IPA lain bisa termotivasi dan menjadi lebih kreatif dengan menciptakan berbagai karya-karya yang bermanfaat terutama bagi peserta didik,” ujar Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemdikbud, Ir. Sri Renani Pantjastuti, MPA seusai memberi sambutan, Selasa 26 November 2019.

Sementara, Kepala Pusat PPPTK IPA Bandung Enang Ahmadi, S.Pd., M.Pd. mengatakan, simposium nasional kali ini berbeda dengan forum ilmiah yang diselenggarakan PPPPTK IPA pada tahun-tahun sebelumnya, karena pada tahun ini PPPPTK IPA menghadirkan program-program kediklatan yang khusus didedikasikan untuk para guru.

“Sesuai dengan moto, kami memberi ruang lebih bagi para guru agar mempermudah mereka menghasilkan karya ilmiah dan bisa bergerak maju,” ujar Enang.

Keempat program karya PPPPTK IPA yang didedikasikan bagi guru IPA di seluruh Indonesia, di antaranya adalah Didamba (Diklat Daring Masif dan Terbuka), DeMIKROSKOP (Media lnformasi Kepala Laboratorium IPA), SimEdi (SIM Evaluasi Diklat), dan Modis Pisan (Mobil Pendidikan Semua Pintar Sains).

Keempat program ini merupakan bagian dari inovasi layanan yang dikembangkan dalam rangka memberikan layanan peningkatan kompetensi yang lebih baik, khususnya bagi guru dan tenaga kependidikan di bidang IPA.
Kegiatan Simposium Nasional ini diawali dengan talk show menghadirkan praktisi pendidikan yang terdiri atas pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, dan peserta didik yang akan menyajikan berbagai praktik yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi guru-guru yang hadir. Selain itu, ada pula sajian karya ilmiah dan hasil penelitian widyaiswara dan pengembang teknologi pembelajaran PPPPTK lPA yang bermanfaat dan perlu diketahui oleh guru.

Dari total 900 karya ilmiah yang dibuat para guru IPA se-Indonesia terpilih 400 karya yang dihadirkan pada simposium ini, dan 200 karya di antaranya akan dipresentasikan selama simposium berlangsung. Sedangkan, 500 karya ilmiah lainnya akan direvisi untuk kemudian diikutsertakan kembali dalam forum ilmiah tahun depan. (pikiran-rakyat.com)

Comments are closed.