Dosen Unpad Kembangkan Terapi Fobia Melalui Teknologi VR

Intan Suryani

Penulis : Intan Suryani
Editor : Asop Ahmad

0

0

Saintek
1667488057766_1667488348

Dosen Departemen Psikologi Klinis Fakutas Psikologi Universitas Padjadjaran Aulia Iskandarsyah, M.Psi., M.Sc., PhD\

SIAPBELAJAR.COM- Fakultas Psikologi dari Universitas Padjajaran (Unpad) mengembangkan terapi untuk mengobati gangguan fobia melalui virtual reality (VR). Teknologi ini disebut bisa membantu orang dengan berbagai jenis gangguan ketakutan.

Salah satu dosen Psikologi Unpad, Aulia Iskandarsyah Rabu (2/11) mengatakan jika penyembuhan ini akan dibantu teknologi untuk membawa suasana yang ditakutkan oleh pasien tanpa harus pergi ke dunia nyata.

“Penggunaannya cukup mudah, jadi seseorang bisa mengundang sesuatu baik lingkungan atau objek yang ditakuti, tanpa harus menghadapinya di dunia nyata” terangnya, dikutip dari di kanal YouTube Unpad, Selasa (1/11/2022)

Dalam studi awal, teknologi VR untuk terapi fobia ini disebut Aulia bisa mengintervensi rasa takut.

Misalnya pengguna memiliki fobia akan kegelapan, alat ini kemudian membantu menekan sumber ketakutan untuk mengaktifkan titik keberanian hingga intensitas ketakutannya berkurang.

Kemudian saat pengguna merasakan rasa takut akan terbang, alat ini akan menghadirkan visual yang seolah-olah berada di pesawat yang tengah terbang di udara hingga fobia itu bisa dikendalikan perlahan.

Juga ketika seseorang mengalami ketakutan terhadap tempat ramai, pengguna bisa mengatur level audiens tertentu yang ditakuti secara bertahap.

Aulia menambahkan, efek dari penggunaan alat ini juga bisa menambah rasa percaya diri dari penggunanya karena menghadirkan gambaran simulasi untuk menekan rasa takut.

"Ketika dia mengatasi satu sesi, dia akan masuk ke sesi (level) berikutnya, sehingga menambah kepercayaan dirinya, dan hasil risetnya menunjukkan bahwa orang yang telah melakukan latihan dengan simulasi VR ini dia lebih percaya diri dan berkurang rasa cemasnya," kata dia.

Selain itu, terapi dengan bantuan teknologi VR ini cukup menghemat biaya, karena bisa dilakukan di mana pun.

Alat ini juga bisa membantu pengguna untuk mempelajari ulang rasa takutnya, sehingga timbul efek tenang saat melakukan terapi.

Sebelumnya inovasi ini sudah dikembangkan oleh Psikologi Unpad bersama akademisi lain dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), sejak tahun 2017 lalu.

Untuk perangkat yang dikembangkan ini berjenis Oculus Quest 2, dan dianggap sebagai yang pertama di Indonesia.

“Saya kira Unpad menjadi salah satu yang pertama mengembangkan ini,” kata Aulia.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1667488057766_1667488348

Saintek

Dosen Unpad Kembangkan Terapi Fobia Melalui Teknologi VR

SIAPBELAJAR.COM- Fakultas Psikologi dari Universitas Padjajaran (Unpad) mengembangkan terapi untuk mengobati gangguan fobia melalui virtual reality (VR). Teknologi ini disebut bisa membantu orang deng
1663491409124_1663491482

Trending

Unpad Dukung Aturan Baru Masuk PTN 2023

SIAPBELAJAR.COM - Universitas Padjadjaran (Unpad) mendukung dan menyambut baik adanya perubahan aturan masuk perguruan tinggi negeri yang diumumkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Tekn
1659739737415_1659739775

Belajar

Rizal, Lulusan Terbaik Unpad Ingin Memajukan Pertanian Indonesia

SIAPBELAJAR.COM- Rizal  ingin menjadi lulusan Unpad yang bermanfaat bagi masyarakat, berusaha semaksimal mungkin untuk menjalani perannya sebagai mahasiswa. Alhasil, ia lulus dengan IPK 3,85 dalam 3,
1659536904619_1659536962

Belajar

Unpad Terima Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

SIAPBELAJAR.COM - Universitas Padjadjaran menerima 254 mahasiswa program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek RI.Selama satu semester, para mahasiswa dari 58 perguru
1657366947327_1657367081

Trending

Unpad Salurkan 90 Hewan Qurban

SIAPBELAJAR.COM- Menyambut hari raya Idul Adha 1443 Hijriah, Universitas Padjadjaran (Unpad) menyumbangkan 90 hewan kurban jenis domba kepada masyarakat di sekitar kampus Jatinangor, Dipati Ukur, Arja