Rotasi Guru Sesuai Zonasi Dilakukan Secara Bertahap

Wednesday 31 July 2019 , 7:34 AM

Ilustrasi.(prioritaspendidikan.org)

AKADEMISI  Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Serang Herli Salim mengatakan, merotasi guru melalui sistem zonasi merupakan  bentuk pemerataan kualitas pendidikan, dan dilakukan secara bertahap sesuai dengan roadmap, agar daerah satu dengan daerah lainnya ada jarak untuk fokus pada kualitas pendidikan.

“Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) hendaknya memiliki roadmap dalam pembinaan kepegawaian termasuk rotasi. Salah satunya dengan pemerataan guru, guru yang bagus dan berkualitas harus tersebar sehingga dapat  meningkatkan kualitas sekolah,” kata Herli saat dihubungi wartawan Kabar Banten, Denis Asria, Selasa 30 Juli 2019.

Ia menjelaskan, rotasi guru harus dilakukan secara bertahap agar merata, guru akan ditempatkan di sekolah yang jauh agar ilmu yang dimilikinya bisa dibagi dengan sekolah lain guna meratakan kualitas pendidikan.

“Pemerataan tersebut juga diikuti kualitas guru, dengan adanya pemerataan guru diharapkan kualitas sekolah menjadi seragam, sehingga orangtua memiliki keyakinan sekolah di mana pun sama saja kualitasnya. Selain itu harus dibarengi dengan peningkatan sarana dan prasarana,” ujarnya.

Ia mengatakan, rotasi guru kalau dilakukan dengan roadmap itu baik, kepala sekolah dan guru, dapat dilakukan pemerataan harus disesuaikan dengan kualitas gurunya agar tidak menumpuk di satu sekolah saja.

“Guru dirotasi tetap dalam satu zonasi, namun dari sisi keilmuan guru harus ditingkatkan kemampuanya,” katanya.(pikiran-rakyat.com)

Comments are closed.