Ridwan Kamil Hanya Berlakukan KBM Tatap Muka di Zona Hijau, Sukabumi Siapkan Protokol Kesehatan SMA

oleh -8 views
Ilustrasi: Siswa sekolah dasar negeri 002 Ranai melakukan aktivitas belajar menggunakan masker di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, Selasa (4/2/2020). (Sumber: TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Arrief Ramdhani

MULAI  Senin 13 Juli 2020, Kegiatan Belajar Mengaja (KBM) tingkat SMA/SMK akan kembali digelar.

Namun saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) akan berhati-hati untuk membuka KBM secara tatap muka.

PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

KBM tatap muka ini hanya diperbolehkan bagi daerah yang level kewaspadaan berada di zona hijau.

Selain itu ada juga syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi jika ingin melaksanakan KBM tatap muka.

Hal ini telah dijelaskan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Hal itu disampaikan pria yang karib disapa Kang Emil saat meninjau protokol kesehatan di Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo, Kota Banjar, Senin 6 Juli 2020.

“Sekolah hanya bagi daerah yang sudah hijau. Tapi, saya lihat kota Banjar skornya sedikit lagi menuju hijau tinggal di-push lagi, ada sembilan indikator (level kewaspadaan). Indikator mana yang belum maksimal nanti Ibu Wali Kota kami dukung. Semoga secepatnya hijau dengan begitu Banjar bisa 100 persen,” harapnya.

Kemudian sekolah yang diizinkan menggelar KBM di kelas hanya yang mayoritas muridnya memang berasal dari daerah tersebut.

Hingga saat ini, baru ada satu daerah di Jawa Barat yang masuk kategori zona hijau Covid-19, yaitu Kota Sukabumi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi tengah mempersiapkan protokol kesehatan di SMA/SMK yang siap menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.(pikiran-rakyat.com)