Ribuan Siswa & Guru Dapat Pendidikan Sarapan Sehat

oleh -14 views
Ribuan Siswa & Guru Dapat Pendidikan Sarapan Sehat.(news.okezone.com)
Arrief Ramdhani
Ribuan Siswa & Guru Dapat Pendidikan Sarapan Sehat.(news.okezone.com)
Ribuan Siswa & Guru Dapat Pendidikan Sarapan Sehat.(news.okezone.com)

DALAM rangka Hari Gizi Nasional dan Pekan Sarapan Nasional (Pesan) 2015, Perhimpunan pakar Gizi dan Pangan (Pergizi Pangan) Indonesia, Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI), serta PT Indofood Sukses Makmur Tbk memberi pendidikan sarapan sehat untuk 12.000 siswa dan 500 guru di 70 sekolah di 10 kabupaten di Pulau Jawa.

Ke-10 daerah tersebut adalah Bogor, Bandung, Depok, Semarang, Banyumas, Bantul, Sidoarjo, Gresik, Bangkalan, dan Malang. Kampanye yang bertema ‘Sarapan Sehat dan Jajanan Aman Menuju Generasi Sehat Berprestasi’ itu berlangsung mulai 28 Februari hingga 11 April 2015.

banner 728x90

Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia Prof. Ir Hardinsyah mengatakan, sarapan merupakan salah satu perilaku penting untuk mewujudkan gizi seimbang. Tetapi, kenyataannya masih banyak masyarakat Indonesia yang belum biasa sarapan.

“Padahal, sarapan sehat sebelum jam 9 pagi memiliki banyak manfaat, terutama bagi siswa, antara lain menjaga agar tubuh tetap sehat dan kuat, meningkatkan konsentrasi dan daya ingat, meningkatkan prestasi belajar, mencegah jajan sembarangan, melatih disiplin dan kebersamaan,” ujar Hardinsyah, di Lembang, Bandung, Jawa Barat, belum lama ini.

Hardinsyah, yang juga Ketua Umum AIPGI, melanjutkan bahwa tujuan kampanye ini untuk memberi pendidikan sarapan sehat sebagai salah satu bagian dari pesan gizi seimbang dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan mensosialisasikan pentingnya sarapan sehat dan jajanan aman bagi siswa serta guru di Indonesia.

Oleh karena itu, Hardinsyah menyambut baik kerjasama dengan Indofood untuk mensosialisasikan pentingnya sarapan sehat dan gizi seimbang kepada masyarakat, termasuk siswa dan guru.

Sekadar diketahui, AIPGI didirikan pada 16 Desember 2003. AIPGI diharapkan berperan sebagai forum komunikasi antarinstitusi penyelenggara pendidikan tinggi gizi di Indonesia, dan sebagai pembina serta pengembang pendidikan tinggi gizi bersama dengan konsil, koligium, dan organisasi profesi gizi.

Anggota AIPGI saat ini berjumlah 102 program studi (prodi) gizi di Indonesia yang mencakup pendidikan D-3, D-4, sarjana, profesi, S-2, dan S-3 gizi.(news.okezone.com)