Rektor Unpad “Ngamumule” Budaya Sunda

oleh -6 views
Ilustrasi
Arrief Ramdhani
Ilustrasi
Ilustrasi

MENGEMBANGKAN budaya Sunda agar tetap hidup dan lestari memang tidak mudah. Butuh komitmen tinggi dan mau bekerja untuk itu. Setidaknya komitmen untuk “ngamumule” budaya Sunda  dibuktikan oleh Rektor Universitas Padjadjaran Prof Dr Ir Ganjar Kurnia DEA.

Sejak menjabat sebagai orang nomor satu di Unpad, pria kelahiran Bandung, 3 Januari 1956 ini bertekad untuk memajukan budaya Sunda yang dicintainya melalui pergelaran seni sedikitnya sebulan sekali tanpa henti.

Pementasan “Katineung nu Kungsi Manggung nu Mulang nu Kungsi Midang” yang digelar di Graha Sanusi Unpad Jl Dipatiukur Bandung, Rabu (28/5/2014) lalu adalah pergelaran kesenian Sunda yang ke 70 kalinya di Bale Rumawat dan Graha Sanusi Unpad.

“Tidak hanya menampilkan karya-karya para pelaku seni tradisional yang sedang manggung saat ini, tetapi juga mengenang karya para tokoh yang pernah membesarkan budaya Sunda, agar tidak terlupakan,” ujar Ganjar Kurnia ditemui usai pementasan di Graha Sanusi.

Dia mengatakan, Nano S, Asep Sunandar Sunarya, Euis Komariah serta Apung SW dan tokoh lainnya adalah jejak sejarah kesenian Sunda. “Ketika mereka masih hidup, apa yang sudah dilakukan terhadap seni dan budaya Sunda tak terbantahkan, karyanya sudah banyak dinikmati orang,” ucapnya.

Ke depan Ganjar masih ingin mementaskan karya-karya seniman yang hampir terlupakan. “Kita pernah memiliki tokoh yang tak kalah hebat, Pa Mahyar, beliau ini selain dikenal sebagai pengarang lagu Sunda dia juga pencipta sistem notasi nada Sunda da mi na ti la dan penemu sistem 17 tangga nada Sunda,” papar Ganjar yang berencana mementaskan karya almarhum Mahyar bulan depan.(fokusjabar.com)

 

15 thoughts on “Rektor Unpad “Ngamumule” Budaya Sunda

  1. Ping-balik: 커즐
  2. Ping-balik: replica watches
  3. Ping-balik: mlp sex dolls
  4. Ping-balik: gay flag
  5. Ping-balik: Casino
  6. Ping-balik: 밤토끼시즌2
  7. Ping-balik: Exotic Carts
  8. Ping-balik: ดูบอล

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.