Rektor: UGM Punya Peran Besar untuk Kemajuan Bangsa

oleh -2 views
Upacara bendera di UGM/UGM
Arrief Ramdhani
 Upacara bendera di UGM/UGM
Upacara bendera di UGM/UGM

PERINGATAN 68 tahun Indonesia merdeka tentu dimaknai berbeda oleh setiap orang. Demikian pula Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang memilih menyoroti tema nasional, yaitu “Menjaga Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Guna meningkatkan Kesejahteraan Rakyat”.
“Tentu saja, yang paling utama memikul tanggung jawab ini adalah pemerintah. Namun, kita sebagai komunitas perguruan tinggi, apalagi di UGM, kita mempunyai kekuatan, peluang dan peran yang sangat besar bagi kemajuan bangsa kita”, ungkap Rektor UGM Pratikno saat memimpin HUT Proklamasi RI ke-68, kemarin. Demikian, seperti disitat dari situs UGM, Minggu (18/8/2013).

Di hadapan pimpinan universitas, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa, Pratikno menyebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini cukup mengagumkan. Di tengah krisis global, Indonesia mampu mencapai pertumbuhan ekonomi di atas enam persen, dan saat ini juga telah masuk dalam negara berpenghasilan
menengah (middle income country).

Di tengah pertumbuhan ekonomi yang cukup baik, lanjutnya, Indonesia dihadapkan pada masalah yang serius dalam ketimpangan ekonomi dan sosial. Pada Maret 2013, jumlah penduduk miskin masih tinggi sebesar 28,07 juta orang dengan jumlah pengangguran mencapai 7,17 juta orang.

“Artinya masalah kesejahteraan rakyat dan keadilan sosial masih menjadi masalah serius bangsa kita. Sebagian rakyat belum menikmati kemerdekaan sebagaimana yang dicita-citakan oleh Proklamasi. Hal ini tentu akan menjadi kendala serius ketika Indonesia berkeinginan naik ke tingkat negara berpenghasilan tinggi dan tidak terjebak pada middle income trap“, paparnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, menurut Pratikno, Indonesia tidak bisa hanya fokus pada pembangunan ekonomi. Indonesia tidak bisa pula mengandalkan pada pendekatan keamanan untuk menciptakan stabilitas politik.

“Namun kita harus mengambil pelajaran dari semangat kemerdekaan RI. Kita harus membangun jiwa merdeka yang berupaya meningkatkan kekuatan, kemandirian dan kedaulatan bangsa”, tutur Pratikno.

Seusai upacara, Rektor berkesempatan melepas Tim Mobil Formula Mahasiswa Bimasakti UGM yang akan berangkat ke Jepang untuk mengikuti kompetisi Student Formula SAE Competition of Japan 2013. Dalam kompetisi yang berlangsung selama 3-7 September 2013, Tim Mahasiswa Bimasakti UGM akan bertanding dengan 78 tim dari berbagai negara.(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.