Rekam Jejak Prestasi Bawa Departemen Ilmu Ekonomi Unpad Masuk Jajaran Terbaik QS World University

oleh -1 views
Kampus Unpad
Arrief Ramdhani
Kampus Unpad
Kampus Unpad

BERDASARKAN hasil survei yang dilakukan QS World University Ranking by Subject 2013 tingkat Indonesia, Unpad termasuk ke dalam 5 kampus dengan Subjek Ekonomi dan Ekonometrika terbaik di Indonesia. Dalam hal ini, Unpad menduduki peringkat ketiga setelah UI di peringkat pertama dan UGM di peringkat kedua.

Kodrat Wibowo, PhD., Ketua Departemen Ilmu Ekonomi yang membawahi subjek Ekonomi dan Ekonometrika Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unpad mengungkapkan, tercapainya peringkat tersebut tidak lepas dari terpenuhinya indikator-indikator dari QS World Ranking, seperti: jumlah publikasi ilmiah internasional, kualitas akademik dan SDM, rasio mahasiswa, serta jumlah mahasiswa asing.

“Bisa dikatakan, departemen kami termasuk pionir kelas internasional di Unpad,” ujar Kodrat saat ditemui pada Sabtu (22/06) di Kampus Magister Ekonomi Unpad.

Sejak tahun 2006, departemen tersebut mulai mencanangkan international program. Inisiasi tersebut semakin dipompa ketika mendapat proyek kerja sama selama 4 tahun dengan Global Development Network (GDN), sehingga Unpad (Indonesia) termasuk ke dalam 16 negara yang menjadi partner GDN.

“Selain itu, kita juga yang mengawali program exchange dan double degree dengan beberapa universitas di Jepang. Kita juga punya dosen asing dengan masa mengajar hingga 1 semester. Semua itu didasarkan pada banyaknya kerja sama, baik individual maupun kelembagaan,” paparnya.

Terkait dengan publikasi internasional, Kodrat mengungkapkan semua itu tak lepas dari peran Laboratorium Penelitian, Pengabdian Masyarakat Dan Pengkajian Ekonomi (LP3E) yang digawangi Dr. Arief Anshory Yusuf.

“Dr. Arief ini jor-joran memublikasikan beberapa penelitian di kancah internasional. Bukan hanya itu, penelitian yang didukung oleh LP3E memublikasikan tidak sebagai jurnal tertulis, juga banyak hal lain seperti seminar kecil yang kami jadikan program reguler di prodi,” ujarnya.

Alhamdulillah, beberapa tahun yang lalu dari 9 publikasi internasional di Unpad, 4 diantaranya adalah dari Dr. Arief,” tambahnya.

Lebih lanjut Kodrat mengungkapkan, penelitian merupakan kunci keberhasilan suatu program studi. Sebab, hal tersebut akan meningkatkan reputasi program studi dan mampu diakui secara internasional.

Hal lain yang juga berpengaruh adalah reputasi akademik dan SDM. Kodrat pun mengakui, faktor tersebut turut memengaruhi animo masyarakat untuk berkuliah di departemen Ilmu Ekonomi. “Kita bisa berbangga, Prof. Armida Alisjahbana, Menteri Bappenas, adalah dosen di Departemen Ilmu Ekonomi,” kata Kodrat.

Melalui prestasi tersebut, banyak calon mahasiswa yang tertarik masuk Departemen Ilmu Ekonomi. “Saya sering bertanya kepada calon mahasiswa pascasarjana, mengapa memilih kuliah Ekonomi di Unpad. Mereka menjawab ‘dosennya saja sudah menjadi menteri’. Keinginan masuk departemen itu karena melihat beberapa prestasi yang ada,” imbuh Kodrat.

Diakui Kodrat, peringkat ini tentu didasarkan atas kerja sama dengan fakultas lainnya yang ada di Unpad. Oleh karena itu, Kodrat berharap Unpad pun dapat lebih memetakan kembali setiap potensi yang dimiliki oeh program studi.

“Kalau Unpad tidak memetakan hal tersebut, pemeringkatan ini hanya bersifat sporadik, karena tidak terlihat adanya upaya sistemik penguatan institusi secara keseluruhan. Pengakuan eksternal lebih penting, sehingga tidak boleh ada aktivitas sektoral di universitas, yang penting kita tunjukkan komitmen bersama  bahwa Unpad akan menjadi world class,” pungkasnya. (unpad.ac.id)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.