Ratusan Anak TK Mewarnai di Pasar Tradisional Cimindi

oleh -3 views
Ilustrasi
Arrief Ramdhani
Ilustrasi
Ilustrasi

SEBANYAK 315 anak dari 11 Taman Kanak-kanak (TK) yang ada di sekitar Cimindi dan Cigugur mengikuti lomba mewarnai dan fashion show di Pasar Tradisional Cimindi, Kamis (5/6). Kegiatan yang dilaksanakan secara swadaya oleh pengelola pasar dan para pedagang itu bertujuan untuk menyambut peringatan Hari Jadi ke-13 Kota Cimahi sekaligus untuk mengembangkan kreatifitas anak-anak dan menambah semangat berdagang para pedagang Pasar Tradisional Cimindi lantai 2.
“Selama ini, lantai 2 pasar tradisional Cimindi masih jarang didatangi pengunjung. Karena suasana pasar masih mengikuti kebiasaan lama yang hanya ramai sejak pukul 03.00 hingga pukul 08.00. Dengan kegiatan ini kami harap, lantai 2 menjadi semakin ramai, selain kegiatan ini juga untuk memperingati hari jadi Kota Cimahi dan berupaya mengembangkan kreatifitas anak-anak,” kata Koordinator Pasar Tradisional Cimindi, Andri Gunawas kepada wartawan, Kamis (5/6).

Kegiatan tersebut diakui Andri mendapat antusias yang tinggi dari anak-anak dan para orangtuanya. Bahkan sejak pukul 07.00, anak-anak bersama orangtuanya sudah mulai berdatangan di pasar, padahal acaranya mulai pukul 09.00.

“Secara tidak langsung tujuan kami berhasil dicapai, karena hampir semua orangtua peserta sambil menunggu lomba dimulai, mereka menyempatkan untuk berbelanja dulu di pasar,” katanya.

Ditambahkan Andri yang baru mengelola 11 bulan, kegiatan yang melibatkan masyarakat sekitar itu sudah dilaksanakannya sebanyak 10 kali. Mulai dari lomba karaoke, mewarnai dan fashion show, serta setiap tahun di pasar tersebut selalu digelar tablig akbar, dan buka puasa bersama anak yatim.

Ketua Panitia Lomba, Melani yang juga salah seorang pedagang di Pasar Tradisional Cimindi mengaku sangat senang atas antusiasme anak-anak TK dan para orangtuanya yang mengikuti lomba. Terlebih para orangtuanya yang menyempatkan diri untuk berbelanja di pasar tersebut.

“Kami berharap, dengan lomba ini mampu meningkatkan kreatifitas anak-anak sekaligus menjadikan masyarakat kembali tertarik berbelanja di pasar tradisional,” katanya.(jabar.tribunnews.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.