Ramadan, Sekolah Bina Siswa Baru dengan Akhlak Mulia

oleh -0 views
Ilustrasi
Arrief Ramdhani
Ilustrasi
Ilustrasi

PELAKSANAAN kegiatan belajar-mengajar tahun pelajaran baru 2014/2015 akan dimulai pada 14 Juli 2014. Mengingat awal tahun pelajaran 2014/2015 bertepatan dengan bulan Ramadan, untuk mengefektifkan kegiatan belajar mengajar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan sejumlah panduan bagi sekolah.

Pertama, kegiatan awal tahun pelajaran di SD hingga SMA dapat diisi dengan sejumlah kegiatan positif. Mulai dari diskusi atau ceramah Ramadan, menyelenggarakan proses pembelajaran yang berorientasi pada penanaman nasionalisme, masa orientasi siswa (MOS), hingga persiapan bagi para guru untuk implementasi Kurikulum 2013.

“Minggu pertama diisi kegiatan pembinaan pendidikan karakter, nasionalisme, dan sifatnya membina akhlak mulia,” ujar Dirjen Pendidikan Dasar (Dikdas) Hammid Muhammad di Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (8/7/2014).

Kemudian, kegiatan pengenalan program sekolah harus dilakukan dengan baik, serta menghindari bentuk-bentuk tindakan kekerasan (bullying), pelecehan atau tindakan destruktif lainnya yang merugikan secara fisik maupun psikologis; baik di dalam maupun luar sekolah.

“Kami ingatkan sekolah-sekolah agar tetap berpegang pada aturan. Tidak boleh lakukan kekerasan baik fisik atau mental,” tuturnya.

Agar proses pembelajaran yang berbasis Kurikulum 2013 dapat berjalan dengan baik, kepala sekolah diimbau melakukan pengecekan kesiapan guru dan buku pelajaran. Mereka harus mengecek para guru kelas atau mata pelajaran sudah mendapat pembekalan dan mampu melaksanakan Kurikulum 2013.

“Karena hari efektif pembelajaran satu minggu, maka kepala sekolah diminta mengawasi pelaksanaan Kurikulum 2013 dengan mengecek semua di sekolah. Memastikan semua guru kelas atau mata pelajaran sudah mendapat pembekalan sehingga mampu melaksanakan kurikulum baru tersebut,” imbuh Hammid.(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.