Pusat Unggulan Iptek Harus Menghasilkan Inovasi PENDIDIKAN

oleh -2 views
Ilustrasi
Arrief Ramdhani
Ilustrasi
Ilustrasi

PUSAT Unggulan Iptek (PUI) harus mampu menghasilkan produk inovasi yang bisa dikerjasamakan dengan pihak industri. Di tahun 2016 ini, Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) merevitalisasi PUI untuk berkinerja lebih tinggi dalam menghasilkan inovasi-inovasi riset dan juga teknologi yang dapat dimanfaatkan pengguna baik masyarakat, industri, dan juga pemerintah.

Sekretaris Direktorat Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Agus Indarjo mengatakan revitalisasi PUI merupakan langkah penting dalam penguatan sistem inovasi nasional. “Selama ini kita sudah banyak melakukan penelitian-penellitian dasar. Sekarang adalah waktunya untuk melakukan hilirisasi penelitian, dan kita bisa unggul di era MEA. Sebaliknya jika masih menggunakan paradigma lama dalam penelitian itu akan berat,” ujarnya saat membuka Rapat Kerja Pengembangan Pusat Unggulan IPTEK di Gedung Ristek Dikti, Jakarta, Rabu (17/2/2016).

banner 728x90

Dia menuturkan, pada 2016 ini PUI dikembangkan untuk mampu menghasilkan produk iptek dan inovasi yang berbasis permintaan pasar (demand/market driven). Tentunya disesuaikan dengan potensi ekonomi daerah ataupun tema dan isu strategis dalam tujuh program utama nasional (punas). Dengan begitu, dia menuturkan, nantinya setiap PUI didorong untuk menghasilkan produk-produk yang berbeda. Target pencapaian ini perlu didorong dengan koordinasi dan sinergitas antar lembaga litbang. “Kami sudah melakukan mapping (pemetaan-red). Agar nantinya masing-masing PUI melakukan inovasi produk yang berbeda. PUI menjadi bagian penting pemanfaatan sumber daya alam melalui karya inovasi,”tuturnya.