Purwakarta Tanamkan Pendidikan Antikorupsi dari Sekolah

Tuesday 11 February 2020 , 8:05 AM

Seorang pelajar perlihatkan pin anti-korupsi

DINAS  Pendidikan Purwakarta memiliki program penanaman pendidikan anti korupsi sejak dini. Program edukasi antikorupsi ini digaungkan di sekolah-sekolah baik SD dan SMP.

Kadisdik Purwakarta, Purwanto mengatakan pendidikan anti korupsi di sekolah dilakukan sebagai upaya pencegahan melalui pemutusan generasi penerus. Generasi kedepan harus di siapkan melalui karakter yg baik mulai dari sekolah-sekolah.

“Di Purwakarta telah di keluarkan regulasi Perbup tentang hal tersebut dan telah ditindak lanjuti melalui sosialisasi, deklarasi dan pelatihan TOT,” katanya dalam siaran persnya.

Selanjutnya, kata dia, juga dilakukan pelatihan untuk semua guru di Kabupaten Purwakarta degan narasumber fasilitator kabupaten dan Widya Iswara yang tersertifikasi KPK. Pihaknya juga mendatangkan tim dari KPK yang hari ini datang dan lima pertemuan kedepan mereka akan terus datang membimbing para guru di Purwakarta.

Menurutnya, dalam waktu dekat pada bulan Februari sampai dengan April  2020 akan diadakan festival film pendek dengan tema; Menyelamatkan Generasi Dari Korupsi.

“Juga akan ada lomba esai dan komik pendidikan anti korupsi. Pembelajaran anti korupsi akan di lakukan melalui pendekatan kelas, budaya sekolah dan lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Kadisdik optimistis hal ini akan berhasil jika semua pihak memiliki komitmen anti korupsi bersama-sama. Ia mengatakan generasi muda penting ditanamkan integritas sejak dini agar tumbuh anak-anak yang dapat berbuat baik sekaligus menjadi contoh di lingkungannya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi langkah responsif Pemkab Purwakarta melalui Dinas Pendidikan setempat yang telah mengakselerasikan pendidikan anti korupsi di sekolah-sekolah. Sejak terbitnya regulasi, lima atau enam bulan kemudian Disdik Purwakarta sudah menerapkan regulasi. Ini dianggap sangat luar biasa. Selain itu, KPK juga mengapresiasi inisiatif-inisiatif yang muncul untuk mengimplentasikan setiap peraturan, seperti melahirkan modul bagi tim pengajar yang akan melakukan training of trainer.

Perwakilan Satgas KPK, Dian Rahmawati mengapresiasi soal agenda festival film yang bertemakanpendidikan antikorupsi di Purwakarta. Ini menjadi langkah pemerintah daerah menanamkan edukasi antikorupsi kepada anak-anak lewat cara yang kreatif.

“Disdik Purwakarta hebat, karena telah melakukan akselerasi-akselerasinya kemudian targetnya akan ada festival film pendidikan anti korupsi di tingkat SD dan SMP. Ini lagi-lagi merupakan terobosan besar. Dengan insersi dan pembentukan karakter yang baik, kelak akan lahir manusia unggul dan Indonesia akan terus tumbuh sebagai negara yang maju,” tutur Dian.(republika.co.id)

Comments are closed.