Puluhan Siswa SDN Cikupa Siap Hadapi UAS 2014

oleh -4 views
Arrief Ramdhani
Puluhan Siswa SDN Cikupa Siap Hadapi UAS 2014
Puluhan Siswa SDN Cikupa Siap Hadapi UAS 2014

PULUHAN siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cikupa Jalan Cikupa Desa Nyalindung Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, siap hadapi Ujian Akhir Sekolah (UAS) tahun ajaran 2013/2014. Pasalnya, sekolah yang berada beberapa ratus meter dari jalan raya itu telah melakukan persiapan jauh-jauh hari seperti, melakukan pengayaan sejak awal Januari 2014, uji coba soal kisi-kisi tahun lalu, les tambahan, pembinaan mental dan lainnya.

Ujian yang menjadi agenda tahunan itu rencanaya akan digelar secara serentak Senin, (19/05) mendatang.
Kepala SDN Cikupa Nendah Suhendah melalui salah seorang guru Didin Saepudin mengatakan, sebanyak 15 siswa kelas enam yang akan mengikuti ujian tahun ini terdiri dari enam peserta laki-laki dan sembilan peserta perempuan.” Diharapkan di 2014 ini angka kelulusan SDN Cikupa lebih baik dari tahun sebelumnya. Ya, tentunya, semua siswa dapat mengikuti ujian tanpa ada kendala apapun,” kata Didin kepada wartawan www.sukabumizone.com Jum’at,(16/05).
Lebih lanjut Didin menjelaskan, persiapan belajar secara rutin dan teratur serta berlatih setiap waktu membuat siswa kelas enam lebih percaya diri dalam menghadapi ujian nanti.” Segala persiapan dari sekolah sudah cukup maksimal dengan mengadakan try out, persiapan guru-guru. Bahkan Sabtu, (17/05) Kami akan melakukan doa bersama agar siswa lebih percaya diri,” tuturnya.
Dengan diselenggarakannya kegiatan positif ini doa bersama atau istighotsah untuk menyiapkan siswa menyambut ujian yang tinggal menghitung hari.” Kalau 99 persen berupa materi sudah disiapkan, saat ini kita mempersiapkan yang satu persen berupa kesiapan spiritual siswa,” tandasnya.

Ia menambahkan, persiapan yang matang di harapkan dapat membuahkan hasil yang maksimal. Selain itu, ia berharap kepada siswa kelas enam sebagai peserta ujian agar menyambut pelaksanaan ujian 2014 dengan baik.” Siswa tidak perlu takut, panik apalagi sampai  khawatir yang berlebihan Lebih baik mantapkan bimbingan belajar dan tetap menjaga kesehatan agar jangan sakit,” pungkasnya.(sukabumizone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.