Proyeksi Pendaftaran ke Universitas Meningkat, UCAS Peringati Krisis Perumahan Mahasiswa

waktu baca 2 menit
Rabu, 31 Mei 2023 19:13 0 133 Neli Krismawati

SIAPBELAJAR.COM – Universities and Colleges Admissions Service (UCAS), yang merupakan layanan penerimaan Inggris untuk Pendidikan Tinggi telah memperingatkan mengenai kemungkinan tekanan di sektor perumahan mahasiswa mengikuti proyeksi bahwa akan ada peningkatan sebesar 30% dalam pendaftaran universitas pada tahun 2030.

Dalam pernyataan yang dirilis pada 18 Maret, UCAS menunjukkan bahwa saat ini terdapat 2,2 juta mahasiswa penuh waktu di seluruh Inggris Raya, setara dengan sekitar tiga mahasiswa per satu tempat tidur yang tersedia di akomodasi mahasiswa yang dibangun khusus (PBSA).

​​​​Chief Operating Officer di UCAS, Sander Kristel menyoroti peran akomodasi dalam pengalaman mahasiswa, ia pun menambahkan bahwa sangat penting untuk mempertimbangkan tingginya permintaan dari mahasiswa dan situasi setelah tahun 2030 ketika populasi berusia 18 tahun diharapkan menurun.

Menjadi Pilihan yang Menarik

Pembuatan Website

Sementara itu, Richard Smith, Chief Executive Unite Students mengatakan bahwa Inggris terus menjadi pilihan yang menarik bagi pelajar domestik dan internasional serta popularitasnya diperkirakan akan semakin meningkat. Oleh karena itu, akomodasi mahasiswa yang dibangun khusus memiliki peran penting dalam menghadapi tantangan tersebut.

“PBSA bukan hanya tentang menyediakan tempat tidur untuk tidur. Akomodasi berkualitas tinggi yang dibangun khusus dengan mempertimbangkan mahasiswa memiliki berbagai dampak positif bagi mereka yang tinggal di sana, mulai dari peningkatan kesehatan mental hingga kesuksesan yang lebih besar dan kami percaya dengan hasil yang lebih baik” kata Smith.

Dalam kemitraan dengan Knight Frank dan Unite Students, UCAS menunjukkan bahwa satu juta pendaftar Pendidikan Tinggi dapat mendaftar ke Pendidikan Tinggi Inggris dalam satu siklus, yang menurut mereka akan menggandakan angka pada tahun 2006. Menurut proyeksi Unite Students, tambahan 400.000 mahasiswa penuh waktu akan mencari akomodasi.

Rencana Mengurangi Jumlah Mahasiswa Internasional

Pada tahun lalu, Sekretaris Negara untuk Departemen Dalam Negeri, Suella Braverman bersikeras untuk mengurangi jumlah mahasiswa internasional yang tinggal di Inggris setelah lulus karena peningkatan besar dalam jumlah dan anggota keluarga yang mereka bawa ke Inggris.

“Siswa datang dengan visa pelajar mereka, tetapi mereka membawa anggota keluarga yang dapat membonceng visa pelajar mereka. Orang-orang tersebut datang ke sini, namun mereka belum tentu bekerja atau mereka bekerja di pekerjaan berketerampilan rendah dan mereka tidak berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi kita,” kata Braverman.

Rencana semacam itu masih dipertimbangkan, dengan rencana pemerintah untuk memperkenalkan peraturan imigrasi baru yang akan membatasi visa tanggungan dalam upaya untuk mengurangi angka migrasi bersih, yang memicu reaksi di kalangan politisi di negara tersebut.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA