Program Diseminasi Berdampak Nyata di Daerah DBE

oleh -20 views
Pelaksanaan diseminasi program USAID PRIORITAS di daerah mitra DBE berhasil meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang membudayakan pembelajaran aktif.(prioritaspendidikan.com)
Arrief Ramdhani
Pelaksanaan diseminasi program USAID PRIORITAS di daerah mitra DBE berhasil meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang membudayakan pembelajaran aktif.(prioritaspendidikan.com)
Pelaksanaan diseminasi program USAID PRIORITAS di daerah mitra DBE berhasil meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang membudayakan pembelajaran aktif.(prioritaspendidikan.com)

HASIL Studi Diseminasi Prof Robert Cannon,peneliti bidang pendidikan dari Australia, bersama Rina Arlianti dan Idha Riu melakukan studi pelaksanaan program diseminasi dan keberlanjutan program di lima daerah mitra decentralized basic education (DBE) yang saat ini dikembangkan USAID PRIORITAS. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan di Deli Serdang Sumatera Utara, Pasuruan dan Sidoarjo di Jawa Timur, serta Pinrang dan Pangkep di Sulawesi Selatan. Setiap daerah diambil empat sekolah dan madrasah sebagai sampel.

Tim peneliti juga mengunjungi Labuhanbatu daerah mitra USAID PRIORITAS yang melaksanakan akselerasi di seluruh kecamatan dengan dana APBD. Pelaksanaan studi ini bertujuan untuk (1) mengukur penyebarluasan diseminasi dan keberlanjutan program di daerah mitra DBE, (2) memaparkan dampak dari program diseminasi, (3) membuat rekomendasi untuk pelaksanaan program diseminasi. Fokus tim peneliti sebagian besar pada penyebaran pendekatan pembelajaran aktif untuk sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Temuan mereka sangat menarik. Sebagai contoh, telah ada penyebaran pembelajaran aktif di daerah mitra DBE. Pada rentang waktu enam bulan (Oktober 2013 s.d Maret 2014), ada 3.465 sekolah dan 13.933 guru telah mendapatkan diseminasi program. Angka ini bisa jauh lebih tinggi karena ada penyebaran yang cukup besar di sekolah-sekolah lainnya dan di antara sekolah-sekolah gugus.

Temuan penelitian lainnya adalah tingkat kepuasan yang sangat tinggi dengan perubahan yang terjadi pada siswa, guru, kepala sekolah, komite sekolah. Hasil belajar siswa dan perubahan positif dalam sikap, motivasi, dan keterampilan sosial juga meningkat.  Ditemukan juga adanya indikasi yang kuat dari tanggung jawab di tingkat daerah, rasa memiliki terhadap program, kebanggaan dan antusiasme untuk perbaikan yang telah dibuat dari kemitraan USAID PRIORITAS dengan pemerintah daerah dalam program diseminasi. ”Hasil ini di luar ekspektasi kami. Sering kami temukan setelah program selesai maka dampak program juga selesai. Tetapi temuan kami jauh berbeda,” kata Prof Robert Cannon saat mempresentasikan hasil penelitian tersebut di hadapan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kemdikbud, Hamid Muhammad PhD (26/6).

Salah satu indikator dari tingginya rasa memiliki dan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap program adalah adanya sharing pendanaan program diseminasi. Pada rentang Juli 2013 sampai Maret 2014 pemerintah daerah telah mengeluarkan dana untuk program diseminasi sekitar Rp. 7.568.000.000,- sedangkan USAID membantu sebesar Rp. 1.420.000.000,- Implikasi kebijakan dari hasil penelitian ini diantaranya sangat penting untuk mendukung peran fasilitator daerah dalam memfasilitasi pelatihan dan mendampingi sekolah. Implementasi pembelajaran yang baik juga harus dilakukan secara berkelanjutan karena perubahan adalah sesuatu yang tidak pernah selesai. Tim peneliti juga merekomendasikan bahwa program diseminasi USAID PRIORITAS sudah pada jalur yang benar.

Keberhasilannya yaitu dapat meningkatkan kapasitas para fasilitator daerah untuk membantu peningkatan mutu pendidikan di daerahnya, menunjukkan keberhasilan pembelajaran yang dicapai sebuah sekolah kepada sekolah lainnya, dan melibatkan pemangku kepentingan untuk memberdayakan fasilitator daerah dalam menjaga keberlanjutan program.    Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kemdikbud, Hamid Muhammad Ph.D menyambut positif hasil penelitian ini. Menurutnya lembaga-lembaga donor lainnya juga perlu mendapatkan hasil penelitian ini untuk mendapatkan referensi dalam memperkuat pelaksanaan program diseminasi penyebaran praktik-praktik yang baik untuk sekolah-sekolah di Indonesia.(prioritaspendidikan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.