Pramuka Tasikmalaya Diberi Pesan Harus Jadi Agen Perubahan Prilaku Masyarakat

oleh -21 views
Kwarcab Pramuka Kabupaten Tasikmalaya menggelar Pengukuhan Pramuka Garuda dan Peresmian Kampung Pramuka di Kampung Sadaukir Desa Sukapura Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, Selasa. /Pikiran-rakyat.com.
Arrief Ramdhani

PARA anggota pramuka di lingkungan Kwarcab Pramuka Kabupaten Tasikmalaya harus mampu menjadi agen-agen perubahan perilaku masyarakat di masa pandemi covid-19. Mereka dituntut menjadi contoh yang baik dan mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Langkah ini tentunya dengan menjalankan program 3M yakni Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun dan Menjaga jarak atau menghindari kerumunan. Sehingga  dengan disiplin menetapkan 3M, maka akan memutus mata rantai penyebaran covid-19 di tanah air.

PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Hal tersebut digaungkan dalam kegiatan Pengukuhan Pramuka Garuda dan Peresmian Kampung Pramuka di Kampung Sadaukir Desa Sukapura Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, Selasa 10 November 2020.

“Tentunya anggota Pramuka harus mampu menjadi agen perubahan di masa pandemi ini. Agar menciptakan masyarakat yang sehat, terampil, disiplin dan aktif,” jelas Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Tasikmalaya, H. Ruhimat.

Dalam kegiatan ini pun, tiada lain untuk memasyarakatkan Pramuka di tengah-tengah masyarakat. Sehingga nilai-nilai kedisiplinannya bisa langsung diserap dan diteladani oleh masyarakat. Di mana kegiatan pramuka merupakan kegiatan kependidikan non-formal. Dengan harapan nantinya masyarakat pun menjalankan apa yang dilakukan pramuka saat ini.

Ditambahkan Ketua Harian Kwarcab Pramuka Kabupaten Tasikmalaya, E. Koswara, jika pihaknya memilih Kampung Sadaukir Desa Sukapura Kecamatan Sukaraja, karena berdasarkan hasil rapat KwartircabangMajelis Pembimbing Ranting (Mabiran), melihat kampung Sadaukir begitu respek dan perhatian dengan Gerakan Pramuka. Bahkan kampung ini ditata dengan simbol ornamen pramuka, serta masyarakatnya berpegang pada Trisatya dan Dasa Dharma.

“Tentunya menjadi Agen Perubahan dengan menjaga dan menerapkan protokol kesehatan. Salah satu kegitan yang kita maksud, yakni sosialisasi memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” jelas Koswara.

Pihaknya pun lantas membentuk Mabisa yang dipimpin Kepala Desa dan Gugus Dharma yang dipimpin tokoh masyarakat setempat. Ia berharap, nantinya mampu membentuk masyarakat yang disiplin, religi, seni hingga ekonomi. Apalagi Desa Sukapura ditunjang oleh objek Wisata Bukit Panyangrayan, yang bisa menghasilkan pendapatan masyarakat bila dikelola dengan baik.

Saat ini Kwacab Pramuka Kabupaten Tasikmalaya membentuk kampung Pramuka di sejumlah tempat, selain di Deaa Sukapura, nanti ada di Pasir Jenjing  Cigalontang, Sukahening, Sodonghilir dan Desa Cimanuk Cikalong. Dengan banyaknya kampung Pramuka, maka makin masif gerakan di masyarakat mencintai Pramuka dan disiplin menerapkan Protokol kesehatan.(pikiran-rakyat.com)