Pramuka dari Kata Paramuka, Ide Berlian Patih Gajah Mada untuk Mengatasai Permasalahan Keterpurukan Ekonomi.

oleh -110 views
Poto diambil dari Kampung Pramuka Pasirjeungjing, Cigalontang, Tasikmalaya, Jawa Barat

Siapbelajar.com – Paramuka lawan Pramuka siapa yang menang ? sekilas kalimat ini provokatif. Ya! Inilah cara Rohadi Wijaya seorang penulis dan pegiat kepanduan nasional dalam membuat judul di setatus akun facebooknya dengan nama “Pandu”. Mungkin agar orang terangsang untuk membaca tulisannya.

Pada setatusnya itu. Ia bilang, bukan siapa menang dan kalah. Tapi ini tentang sejarah nama Pramuka bermula dari kata Paramuka, bermakna “Tampil di Garis Depan” dan pada akhirnya disepakati menjadi sebuah singkatan dari kata “Praja Muda Karana”

Pencetus nama Pramuka dari Paramuka adalah Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang sekarang kita kenal sebagai Bapak Pramuka Indonesia

Keterkaitan Paramuka dengan Kebangkitan Ekonomi Kerajaan Majapahit

Di abad ke- tiga belas Kata Paramuka sudah familiar di kalangan Masyarakat Nusantara, pada waktu itu Paramuka merupakan penggolongan anak-anak usia sembilan sampai tujuh belas tahun yang diberi pembekalan ketrampilan untuk membangun Desa Mandiri (Swatantra)

Paramuka dengan desa mandirinya adalah program yang digagas oleh Mahapatih Gajah Mada untuk mengatasi permasalahan keterpurukan ekonomi masyarakat akibat perang saudara, kemerosotan moral masyarakat yang gemar berjudi, merampok serta merajalelanya kemaksiatan.

Kala itu Gajah Mada menggembleng Paramuka untuk menjadi generasi baru di Kerajaan Majapahit. Dengan menekankan sikap Trisatya (Tiga Jalan Kebenaran). Yakni pembangunan karakter manusia yang tahu adab terhadap tuhannya, negaranya dan lingkungan sekitarnya.

Desa Mandiri menjadi ruang wirakarya Paramuka untuk menata ulang kemandirian ekonomi masyarakat dengan cara mengolah potensi sumber daya alam desanya sebagai produk-produk dan bernilai ekonomis tinggi.

Produk-produk dari desa mandiri kemudian diolah oleh Pemerintahan Majapahit untuk didistribusikan ke pasar-pasar rakyat, selebihnya dibawa keluar sebagai barang ekspor ke negara-negara lain.

Pramuka dan Kemandirian Indonesia

Disampaikan Rohadi Wijaya pada akun facebooknya itu, kegiatan Paramuka yang memiliki peran penting dalam kebangkitan ekonomi Majapahit hanya dalam kurun waktu dua tahun itu.

Menginspirasi Sri Sultan Hamengkubuwono IX untuk menanamkan nilai-nilai Trisatya, hingga tumbuh subur disetiap jiwa anggota Pramuka

“Kini, Gerakan Pramuka sudah lebih dari setengah abad. Dengan jumlah anggota puluhan juta yang tersebar di seluruh Indonesia. Perlu berapa banyak lagi kah untuk mewujudkan Bangsa Indonesia yang berdaulat serta negara yang mandiri, gemah ripah loh jinawi” Ujar Rohadi Wijaya di akun facebooknya.

PARAMUKA VS PRAMUKA, SIAPA YANG MENANG?Sri Sultan Hamengkubuwono ke IX, yang selanjutnya kita kenal sebagai bapak…

Dikirim oleh Pandu pada Kamis, 13 Februari 2020