PPGSD Pasca SM3T UPI Cetak Guru Profesional

Sunday 29 December 2013 , 2:00 AM
berita.upi.edu

berita.upi.edu

REKTOR Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Dr. H.  Sunaryo Kartadinata, M.Pd. melantik peserta Pendidikan Profesi Guru Sekolah Dasar (PPG-SD) pasca SM3T. Pelantikan ini dilaksanakan Selasa (17/12/2013) pukul 13.00 bertempat di Auditorium Fakultas Ilmu

Pendidikan (FIP). Pelantikan dihadiri beberapa pimpinan FIP UPI, antara lain: Dekan (Prof. Dr. Ahman, M.Pd.), PD I (Prof. Dr. Mustofa Kamil, M.Pd.), PD II (Prof. Dr. Johar Permana, M.A), Ketua Jurusan Pedagogik (Dr. Babang Robandi, M.Pd.) dan dosen-dosen Pengampu PPG-SD (Dr. H. Y. Suyitno, M.Pd., Dr. Dharma Kesuma, M.Pd., Dr. Pupun Nuryani, M.Pd., Dra. Hj. Ani Hendriani, M.Pd., Dra. Hj. Kurniasih, M.Pd., dan Andhin Dyas Fitriani, M.Pd).

PPG-SD merupakan puncak dari rangkaian kegiatan lanjutan Sarjana Mendidik di Daerah Terluar, Tertinggal, dan Terdepan (SM3T). Selama satu tahun peserta mengabdikan diri untuk mengajar di daerah 3T dan akhirya mereka pulang kembali ke kampus  untuk mengikuti PPGSD selama enam bulan terhitung dari bulan februari sampai juli. Pelaksanaan PPGSD-SM3T dilakukan secara terintegrasi atau komprehensif karena bertujuan untuk membentuk kompetensi guru secara utuh dan dilaksanakan secara bersamaan. Selain belajar di bangku kuliah, para peserta juga diinapkan di asrama. Hal tersebut bertujuan untuk membentuk karakter sebagai guru yang profesional, tidak hanya di bangku kuliah, tetapi juga di luar kegiatan perkuliahan.

Gunanya untuk membentuk kompetensi kepribadian yang terpadu hingga dapat diterapkan secara alami ketika mengajar di sekolah. Selama di asrama, para peserta  mendapatkan 4 jenis pembinaan, ada yang terjadwal dan ada yang tidak terjadwal. Keempat jenis tersebut adalah peningkatan keagamaannya, semangat kebangsaannya, pengembangan bakat dan minat, serta kepramukaan pada hari Sabtu. Pramuka sengaja diajarkan agar para peserta nantinya siap menjadi pembina pramuka, sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013 yang menjadikan pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib di setiap sekolah.

Secara operasional, ada tiga tahapan PPGSD pasca SM3T. Tahapan pertama adalah workshop Subject Specific Pedagogy (SSP). Tahap ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa merancang kegiatan pembelajaran. Hasil dari workshop tersebut adalah rancangan pembelajaran yang berupa silabus, Rancangan Program Pembelajaran (RPP), bahan ajar, media pembelajaran, evaluasi pembelajaran, dan perangkat pembelajaran.  Tahap kedua adalah Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). PPL dilakukan di sekolah guna melakukan praktik reflektive activity yang dilanjutkan dengan  kegiatan Penelitian  Tindakan Kelas (PTK) dan lesson study. Tahap pamungkas adalah uji kompetensi yang meliputi ujian tulis nasional yang berlangsung secara on line  dan diakhiri dengan ujian  kinerja /uji kompetensi. Awalnya yang mengikuti program PPGSD di UPI terdiri dari 32 peserta, namun ada dua yang belum lulus ujian sehingga peserta yang berhak mendapatkan sertifikat pendidik sebanyak 30 orang.

Semangat tinggi terpancar di raut muka peserta ketika mengucapkan janji profesi yang menandakan bahwa sesaat lagi mereka akan sah menjadi guru profesional. Rektor berpesan kepada peserta supaya mereka senantiasa meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT, menjunjung tinggi citra diri dan profesi Guru SD, meningkatkan kompetensi akademik, professional, sosial dan pedagogik.

“Saya berharap, saudara-saudara senantiasa dapat menjadi teladan dimanapun saudara berada dan menunjukan etos kerja secara professional dalam profesi Guru SD. Semoga Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT, meridhoi kita semua. Aamiin…” kata Rektor UPI.

Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang berprestasi, pihak penyelenggara memberikan penghargaan untuk lima peserta berprestasi dan satu peserta teladan. Peserta berprestasi peringkat 1-5 secara berturut-turut diraih oleh: Arriza Surya Pratiwi, S.Pd., Dewi Yuniasari, S.Pd., Sarsimah Eftivia, S.Pd., Suharsih, S.Pd., Sukma lelana, S.Pd. Adapun penghargaan untuk peserta teladan diraih kembali oleh Sarsimah Eftivia, S.Pd. yang juga menjadi peserta terbaik ke tiga.

Ketua dan Wakil Penyelenggara PPGSD (Dr. Babang Robandi, M.Pd. dan Dr. Dharma Kesuma, M.Pd) mengucapkan terima kasih kepada Ketua Prodi PGSD FIP UPI (Drs. Nana Djumhana, M.Pd.), kepada tim pelaksana teknis (Moh. Salimi, M.Pd., Mashudi, S.Pd., dan Mariah Ulfah, S.Pd.), kepada para dosen pengampu PPG, kepada pembimbing guru pamong di SD mitra PPG,  serta kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi positif atas terlaksananya program ini. Semoga semua jerih payah dan tetesan keringat yang dikeluarkan menjadi amal baik yang akan dibalas oleh Allah dengan yang lebih baik lagi. Aamiin…

Suasana haru dan khidmat terasa ketika pelantikan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Dr. H. Mubiar Agustin, M.Pd. Lulusan PPGSD membawa harapan besar untuk perubahan Indonesia yang lebih baik melalui pembenahan pendidikan.

Sertifikat pendidik sudah ada di tangan, status guru profesional pun sudah diperoleh. Alumni PPGSD akan menempuh babak baru; babak pembuktian bahwa mereka mau dan mampu memberikan yang terbaik untuk pendidikan. Semoga mereka mampu mengaplikasikan semua ilmu yang diperoleh guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, terutama pendidikan dasar.(berita.upi.edu)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.