PPDB SMA SMK SLB Dilaksanakan secara Online, Begini Tahapan Awalnya

oleh -9 views
ILUSTRASI PPDB.(pikiarn-rakyat.com)
Arrief Ramdhani

PROSES Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan dan Sekolah Luar Biasa akan dilaksanakan secara online (daring) ditengah pandemi virus corona (Covid-19).

Pendaftaran PPDB bisa dilakukan sendiri oleh calon siswa, bisa juga dibantu oleh SMP/MTs asal.

PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Ketua Panitia PPDB Jawa Barat 2020 Yesa Sarwedi Hami Seno mengatakan, tahap pertama PPDB, Dinas Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan akun kepada calon peserta didik melalui sekolah asalnya.

Akun itu berfungsi untuk proses pendaftaran, mulai dari penyerahan berkas persyaratan PPDB secara daring. Hari ini, Rabu 13 Mei 2020, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat mulai memberikan akun kepada SMP/MTs asal.

Setelah mendapat akun, calon siswa mengunggah berkas persyaratan pedaftaran dengan akun itu ke laman https://pendaftar.ppdb.disdik.jabarprov.go.id. Kegiatan mengunggah berkas persyaratan hanya dilakukan oleh calon siswa yang memilih jalur prestasi nonakademik, perpindahan orangtua dan anak guru.

Bagi calon siswa jalur prestasi nonakademik, berkas persyaratan yang perlu diunggah yakni sertifikat perlombaan.

“Untuk jalur prestasi nilai rapot tidak perlu unggah rapot karena data nilai rapot sudah kami siapkan,” kata Yesa di Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Selasa 12 Mei 2020.

Sementara siswa yang memilih jalur perpindahan orangtua perlu mengunggah surat perpindahan tugas orangtua. Begitu juga dengan siswa jalur anak guru perlu mengunggah surat keterangan terkait.

Untuk siswa yang mengambil jalur zonasi dan afirmasi tidak perlu mengunggah berkas persyaratan.

“Untuk jalur zonasi, kami pakai kartu keluarga yang ada di sistem Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Untuk jalur afirmasi, data diambil dari data terpadu Kementerian Sosial,” ucap Yesa.

Apabila ada siswa miskin yang tidak terdaftar dalam data Kementerian Sosial, maka sekolah tujuan bertugas menverifikasi kondisi siswa secara langsung.

Tetap dengan memperhatikan imbauan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19, seperti memakai masker.

Kegiatan mengunggah persyaratan berlangsung sejak akun diterima hingga sebelum 8 Juni 2020. Jika calon siswa kesulitan mengunggah berkas persyaratan, bisa meminta bantuan sekolah asal.

Selanjutnya, 8 Juni 2020 hingga 12 Juni 2020, calon siswa kembali membuka laman https://pendaftar.ppdb.disdik.jabarprov.go.id untuk memilih jalur pendaftaran dan sekolah yang dituju.

Rentang waktu tersebut digunakan untuk pendaftaran calon siswa jalur afirmasi, perpindahan orangtua/ anak guru, dan prestasi.

Apabila siswa tidak lulus ke sekolah tujuan lewat jalur tersebut, maka bisa mendaftar lewat jalur zonasi yang akan dibuka mulai 25 Juni 2020 sampai 1 Juli 2020.(pikiran-rakyat.com)