PPDB Karut Marut, Sekolah Swasta Tak Kebagian Siswa

oleh -3 views
Ilustrasi PPDB
Arrief Ramdhani
Ilustrasi PPDB
Ilustrasi PPDB

SEKOLAH swasta mengaku tak kebagian siswa. Jumlah siswa baru setiap tahunnya tak pernah lebih dari satu rombongan belajar (rombel). Ini sangat berbeda dengan kondisi beberapa tahun lalu, di mana jumlah siswa baru selalu banyak.

“Satu rombel pun kurus. Paling 10 orang. Kalau dulu kami selalu dapat siswa baru sebanyak 5 rombel per tahun dengan jumlah 40 siswa per rombel,” kata Kepala SMP Widya Utama Cirebon, Agus Sunandar di sela-sela unjuk rasa di depan Balai Kota Cirebon, Rabu (30/4).

Menurut Agus, minimnya siswa tak hanya terjadi di SMP Widya Utama tapi hampir semua sekolah swasta di Kota Cirebon. Dia menduga itu terjadi akibat karut-marutnya pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang digelar sekolah swasta.

Kata Agus, aturan PPDB semestinya ditaati semua pihak. Kuota siswa dan passing grade yang bisa masuk ke sekolah negeri sudah ada aturannya tapi sering dilanggar. Akibatnya, siswa yang semestinya tak bisa masuk sekolah negeri dipaksakan masuk sekolah negeri.

“Ada oknum pejabat yang bermain dan jadi makelar PPDB,” ujar Agus. Dia berharap, mulai tahun ini hal itu tidak terjadi. PPDB berjalan lebih baik.(jabar.tribunnews.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.