Pilmapres 2021, Menguji Gagasan Kreatif Mahasiswa

oleh -1 views

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menyelenggarakan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) 2021 secara virtual yang dibuka pada Selasa malam, (7/9/). Sebanyak 30 mahasiswa berhasil lolos ke Pilmapres tingkat nasional tahun 2021. Mereka terpilih dari total 646 mahasiswa yang mengikuti tahapan-tahapan seleksi dalam Pilmapres 2021. Ke-30 mahasiswa itu terbagi menjadi dua jenjang, yaitu Mapres Sarjana (15 orang) dan Mapres Diploma (15 orang).

Salah satu tujuan diselenggarakannya Pilmapres 2021 adalah untuk untuk memfasilitasi kreativitas mahasiswa melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Para mahasiswa peserta Pilmapres 2021 mengajukan gagasan kreatif mereka dalam pembangunan untuk dinilai oleh dewan juri. Gagasan kreatif yang berasal dari kampus ini diharapkan bisa diimplementasikan dalam pembangunan sebagai bagian dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Pelaksana Tugas Kepala Puspresnas, Asep Sukmayadi, mengatakan mahasiswa akan menjadi sosok yang mengisi pembangunan Indonesia dan memberikan sumbangsih pemikiran, serta menjadi suri teladan. “Kalau Bapak Menteri sampaikan, istilahnya mahasiswa akan menjadi para pemimpin di bidangnya, entah di bidang apapun nanti adik-adik berkarier,” ujarnya saat pembukaan Pilmapres 2021 secara virtual, Selasa (7/9).

Asep menyambut peserta Pilmapres dengan rasa bangga karena telah mampu berjuang dan berkarya di tengah situasi pandemi Covid-19. Ia juga menyampaikan bahwa generasi emas Indonesia merupakan generasi yang tangguh dan pantang menyerah di tengah situasi yang penuh dengan keterbatasan seperti saat ini.

Menurutnya, perubahan yang terjadi begitu cepat, sangat kompleks, dan ambigu, sehingga kemampuan-kemampuan basis dari generasi masa depan bangsa perlu ditumbuhkan.  “Dan itu kita coba wujudkan di dalam kriteria dan tahapan Pilmapres. Kita ingin menemukan sosok talenta wujud dari keteladanan yang perlu kita bangun,” kata Asep.

Kegiatan Pilmapres 2021 diselenggarakan dengan berbagai tahapan yang terdiri atas seleksi 16 wilayah Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti). Ada 646 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang mengikuti tahapan seleksi Pilmapres 2021. Dari tahapan-tahapan seleksi, sebanyak 30 mahasiswa terpilih untuk mengikuti seleksi tahap nasional yang diselenggarakan pada 7 s.d. 9 September 2021 secara daring.

Untuk kategori Mapres Sarjana, aspek penilaiannya yaitu portofolio melalui wawancara, naskah gagasan kreatif, penyajian gagasan kreatif dengan media poster, format video presentasi dalam bahasa Inggris; dan komunikasi bahasa Inggris. Kemudian untuk kategori Mapres Diploma, aspek penilaiannya adalah portofolio melalui wawancara, naskah produk inovatif, penyajian produk inovatif dengan media poster, format video presentasi dalam bahasa Inggris, dan komunikasi bahasa Inggris.

Pilmapres tahun 2021 juga bertujuan untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa dan  memberikan arena atau wadah untuk mencipta dan berinovasi. Diharapkan, proses yang dijalani selama mengikuti Pilmapres bisa menjadi bagian dari cara belajar untuk membuktikan bahwa mahasiswa punya peran dan manfaat yang besar di tengah masyarakat, termasuk untuk diri sendiri dan keluarga.
Dalam pembukaan Pilmapres 2021, hadir Juara 1 Pilmapres 2020, yaitu Rabita Madina.  Ia menyampaikan pesan kepada para peserta Pilmapres 2021 agar selalu yakin dengan kompetensi diri masing-masing serta menerapkan sifat rendah hati kepada semua orang.

Hadir juga Juara 2 Pilmpares 2019, Hardeva. Hardeva menceritakan pengalamannya saat mengikuti Pilmapres 2019 sebelum masa pandemi Covid-19. “Pilmapres tahun 2019 dengan  tahun lalu dan sekarang beda banget. Karena di tahun 2019 kami bisa ketemu offline. Kemudian pernah ada acara bonding bareng dan bikin kita jadi berteman, bahkan sampai sekarang pun masih berteman dan saling berkomunikasi,” tuturnya.

Hardeva juga berpesan kepada peserta Pilmapres 2021 untuk menyiapkan mental, apalagi proses yang telah dilalui mereka untuk mencapai tingkat nasional cukup panjang. Menurutnya, apapun hasil akhir dalam persaingan di Pilmapres sebaiknya dilihat sebagai proses pembelajaran.

Pusat Prestasi Nasional Kemendikbudristek memiliki tugas untuk melaksanakan, memantau, dan mengevaluasi berbagai program dalam pengembangan prestasi. Salah satunya hal yang dilakukan Puspresnas adalah pengembangan kompetensi melalui Pemilihan Mahasiswa Berprestasi tingkat nasional untuk jenjang sarjana dan diploma. Ada empat nilai kerja yang diusung dalam Pilmapres yaitu (1) kejujuran, tranparansi, dan keterbukaan; (2) kepatutan; (3) semangat bersaing secara sehat dan bekerja sama; dan (4) kesetaraan (nondiskriminatif). Empat nilai kerja tersebut terkait dengan dua unsur yang menyempurnakan kinerja di kehidupan masyarakat, yaitu hardskill dan softskill karena sinergi keduanya diperlukan. Merdeka Belajar Kampus Merdeka mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tapi juga menjadi individu yang kreatif, inovatif, berdaya saing tinggi, dan berkarakter sebagai Pelajar Pancasila.