PGRI Desak Mendikbud Nadiem Makarim Segera Benahi 5 Hal

Saturday 11 January 2020 , 8:10 AM

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.(pikiran-rakyat.com)

PERSATUAN  Guru Republik Indonesia (PGRI) mendesak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, segera membenahi sedikitnya 5 hal dalam pendidikan Indonesia saat ini.

Terutama kesejahteraan guru dan peningkatan sarana fisik sekolah.

Pasalnya, hingga menjelang 100 hari menjabat sebagai pembantu presiden, Nadiem hanya mengemukakan beragam gagasan besar tetapi belum ditindaklanjuti dengan sebuah program.

Ketua Pengurus Besar PGRI Dudung Nurullah Koswara menegaskan, sedikitnya ada 5 hal yang harus cepat dibenahi MendikbudNadiem Makarim.

Yakni, kepastian upah untuk guru honorer, periodisasi yang pasti terkait kenaikan pangat untuk guru pegawi negeri sipil, dan penyederhanaan mekanisme pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“BOS masih sering terlambat. Sarana dan prasarana setiap sekolah mayoritas masih kurang memadai dan memberikan kelayakan guru profesional melalui mekanisme organisasi profesi. Lima hal itu belum kunjung disentuh oleh Nadiem,” ujar Dudung kepada Pikiran-rakyat.com di Jakarta, Jumat, 10 Januari 2020.

Ia menjelaskan, masa depan guru honorer belum cerah meskipun pemerintah sudah mengeluarkan menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) alias kontrak.

Pasalnya, belum semua guru honorer dapat menerima fasilitas tersebut. Guru honorer di atas usia 40 tahun masih dibayar oleh sekolah dengan nominal yang beragam.

“Seharusnya guru honorer segera mendapat kepastian untuk mendapat bayaran minimal sesuai upah minimum regional atau upah minimum provinsi. Administrasi kenaikan pangkat guru otomatis 4 tahun sekali. Persoalan di bidang pendidikan memang sangat kompleks, tetapi Mendikbud harus punya prioritas, benahi kesejahteraan guru dulu,” ujar Dudung.(pikiran-rakyat.com)

Comments are closed.