Petugas UN Dilarang Ambil Soal & Lembar Jawaban Pakai Motor!

oleh -11 views
Ilustrasi(okezone.com)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi(okezone.com)
Ilustrasi(okezone.com)

TAKUT soal dan jawaban Ujian Nasional (UN) kehujanan dan akan merusaknya, Dinas Pendidikan Kota Bekasi melarang pengambil soal dan pengantar lembar jawaban UN untuk menggunakan kendaraan roda dua.

Tidak itu saja, petugas yang hendak mengambil soal dan jawaban UN juga diwajibkan untuk membawa surat tugas dari sekolah yang bersangkutan untuk diserahkan kepada subrayon.

banner 728x90

Kepala Bidang Bina Program Dinas Pendidikan Kota Bekasi Agus Enaf, mengatakan, dua hal yang dianjurkan Dinas pendidikan ini guna meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan.

“Cuaca lagi kurang bagus, takut hujan turun tiba-tiba, selain itu, surat tugas diwajibkan untuk antisipasi kebocoran soal ujian,” kata Agus, Minggu (13/4/2014).

Lanjut dia, untuk meminimalisir tingkat kecurangan, pihaknya juga menerapkan sistem pengawasan secara silang. Yakni, guru yang berada di sekolah tempat mengajar, dilarang mengawasi pelaksanaan UN di sekolah asalnya.

“Tidak ada guru yang mengawasi di sekolahnya,” ujar Agus.

Agus menambahkan, pihaknya tak melarang peserta UN membawa alat komunikasi berupa telepon selular ke sekolah. Namun, kata dia, telepon selular yang dibawa dilarang dibawa masuk ke dalam ruang kelas. “Kalau di luar kelas silakan. Tapi di dalam kelas harus steril,” ujar dia.

Menurut Agus, sampai saat ini soal UN sudah terdistribusikan ke subrayon, di mana lokasi penyimpanan sebelum diambil oleh pihak sekolah penyelenggara UN.

Seluruh soal itu masih dalam kondisi tersegel. Aparat Kepolisian melakukan pengamanan secara intensif.  Adapun subrayon yang menjadi lokasi penyimpanan di antaranya, untuk soal SMA, berada di SMAN 2, SMAN 4, SMAN 5, dan SMAN 6 Bekasi. Untuk SMK di SMK Karya Guna 2, SMKN 3, dan SMK Wisata di Pondok Gede. Sedangkan subrayon untuk MA berada di MAN 1 dan MAN 2 Bekasi.

Perlu diketahui, UN di kota Bekasi akan diikuti 29.562 pelajar sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuran, madrasah aliyah, baik negeri maupun swasta. Rinciannya, untuk SMA berjumlah 12.098 siswa, SMK 16.260 siswa, dan MA 1.024 siswa.(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.