Pesantren Kilat di SDN Pasirgabig Tanamkan Pendidikan Agama Sejak Usia Dini

oleh -4 views
Ilustrasi (sukabumizone.com)
Arrief Ramdhani
Pesantren Kilat di SDN Pasirgabig Tanamkan Pendidikan Agama Sejak Usia Dini (sukabumizone.com)
Pesantren Kilat di SDN Pasirgabig Tanamkan Pendidikan Agama Sejak Usia Dini (sukabumizone.com)

SEKOLAH Dasar Negeri (SDN) Pasirgabig, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memanfaatkan momentum Ramadhan dengan menggelar pesantren kilat (Sanlat). Hal ini dilakukan untuk menambah pengetahuan mengenai agama kepada siswa sehingga dapat meningkatkan Iman dan Taqwa (Imtaq). Kegiatan yang sudah menjadi agenda tahunan itu, akan dilaksanakan selama tiga hari dimulai dari Senin, (20/06) hingga Rabu, (23/06).
Kepala SDN Pasirgabig Ugan Suganda didampingi salah seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Euis Patimah menjelaskan, pelaksanaan pesantren kilat pada bulan suci Ramadhan merupakan hal positif yang sangat penting dilakukan, terutama dalam memberikan bekal pengetahuan agama Islam kepada para peserta didik untuk meningkatkan ibadah di bulan Ramadhan dengan mengharap maghfiroh dari Allah SWT menuju Insan Muttaqien. “Bahkan, kesan spritual yang tumbuh pada anak saat mengikuti Pesantren Kilat terutama di Ramadan ini akan tertanam di jiwa mereka,” kata Euis kepada www.sukabumizone.com Senin, (20/06).

Pesantren kilat tersebut diikuti sebanyak 142 siswa di mulai dari kelas satu hingga kelas enam untuk melaksanakan kegiatan amalliyah di bulan Ramadhan guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dan mendorong baca tulis Al-Qur’an serta memahami isi kandungannya. “Sesuai kebijakan sekolah. Dinas Pendidikan sendiri memberikan kewenangan pelaksanaan Pesantren Kilat ke manajemen sekolah. Yang jelas, selama bulan puasa seluruh siswa SDN Pasirgabig mengisi bulan suci penuh berkah  ini dengan kegiatan Sanlat,” tandasnya.

Dalam aktivitas pasantren kilat ini, diisi dengan berbagai ragam kegiatan seperti, baca tulis Al-Qur’an, praktek ibadah, fiqih, hikmah bulan suci Ramadhan, meningkatakan keimanan dan ketaqwaan serta aqidah. “Aktivitas keagamaan ini, akan mendidik siswa untuk meningkatkan kemampuan agama. Sebab mereka dilatih dan diajarkan dalam ilmu agama yang bermanfaat bagi mereka sendiri. Untuk itu, saya berharap, pelaksanaan Pesantren Kilat tidak hanya dalam kerangka teori saja, tetapi juga teraplikasi dalam kehidupan sehari-hari para siswa,” pungkasnya.(sukabumizone.com)