Perwakilan Sekolah Dibekali Pencegahan Korupsi Dana BOS

oleh -6 views
(blokbojonegoro.com)
Arrief Ramdhani
(blokbojonegoro.com)
(blokbojonegoro.com)

SEDIKITNYA 100 orang kepala sekolah dan perwakilannya mengikuti sosialisasi dan penatausahaan dalam pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) dalam rangka pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Jalan Demang Hardjakusuma, Rabu (17/9). Kegiatan tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya penyelewengan dana BOS yang kerap menggoda pengelolanya.

Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari Cimahi, Didik A, sebagai salah seorang narasumber mengatakan dana BOS harus diketahui publik mulai dari penerimaannya hingga penggunaannya. Karena titik rawan terjadinya tindak pidana korupsi dalam penggunaan dana BOS itu bisa melalui pengadaan barang dan jasa, keuangan perbankan, pajak, bea cukai dan sebagainya.

“Suka tidak suka, BOS ini harus diungkapkan ke publik atau transparan. Maka kewajiban semua pihak untuk menjaga agar BOS tetap transparan dan bisa diketahui secara detail,” kata Didik saat ditemui wartawan seusai kegiatan.

Menurutnya, selama BOS bukan merupakan rahasia negara maka pihaknya berhak mengawalnya. Apalagi potensi untuk diselewengkan selalu ada sejak BOS digulirkan.

“Penyelewengan itu bisa terjadi karena aspek organisasinya atau aspek individunya. Bila organisasi dan individu tidak sinkron, bisa menimbulkan terjadinya korupsi. Makanya saya lebih menekankan kepada organisasi, manakala individu tidak bisa menjaga, maka organisasi yang mengcover sehinggga bisa terkontrol,” paparnya.

Diakui Didik, hingga sekarang ini di Cimahi belum pernah ditemukan adanya kasus korupsi dana BOS. Indikasi atau laporan masyarakat pun belum pernah ada yang masuk ke Kejari Cimahi.

“Kami berharap di Kota Cimahi tidak ada penyelewengan dana BOS. Kalapun ada, ini pasti akan menjadi tolok ukur keberhasilan aparatnya dalam upaya pencegahannya,” ujar Didik.

Sementara itu Kabid Pendidikan Menengah Disdikpora Kota Cimahi Guntur Priambada. menyebutkan dana BOS dari pusat selama semester pertama 2014 yang sudah turun baru untuk SMK sebesar Rp 8,5 miliar. Dana tersebut diperuntukan operasional sekolah SMK dengan siswa berjumlah 17.059 orang. Sedangkan untuk dana BOS dari Provinsi yang sudah turun pada semester pertama 2014 untuk SMA, MA dan SMK sebesar Rp 4,9 miliar dengan jumlah siswa sebanyak 26.448 orang. Adapun dana BOS dari Pemerintah Kota Cimahi untuk SMA, MA, dan SMK sebesar Rp 3,5 miliar

K‪epala Disdikpora Kota Cimahi, Eddy Junaedi menambahkan dana BOS yang sudah cair itu langsung disalurkan ke sekolah-sekolah yang dikoordinasikan dengan kepala bidang terkait dibawah pemantauannya.

‪”Malah untuk pengawasan itu bila perlu saya langsung turun, dan bila diperlukan akan melibatkan Inspektorat setempat dalam pengawasan BOS itu,” ujarnya.(jabar.tribunnews.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.