Perempuan dan Haknya

oleh -94 views
Restiani Mahasiswi Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Cipasung dan Pegiat Literasi Taman Baca Anak NA (TABANA)
"Untuk seluruh perempuan yang sedang melangitkan doa atas harapan yang diinginkannya"  Restiani

Opini – Tanggal 8 Maret dinobatkan sebagai Internasional Woman’s Day (IWD) atau Hari perempuan internasional.

Dalam sejarahnya, Peringatan Hari Perempuan Internasional ini dilatarbelakangi dengan adanya aksi unjuk rasa  kaum buruh perempuan di Kota Newyork Amerika Serikat, pada tanggal 8 Maret 1909, yang menuntut hak-haknya dalam mengeluarkan pendapat, kesetaraan gender dan menyuarakan hak-hak mereka tentang peningkatan standar upah dan pemangkasan jam kerja.

PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Mengutip Laman IWD, perayaan Internasional Woman’s Day tahun 2021, mengusung Tema “Choose To Challenge” atau Memilih untuk Menantang. Memaknai Internasional Woman’s Day, Islam memandang bahwa perempuan mempunyai kedudukan yang sangat agung. Islam memandang perempuan sebagai pelengkap untuk laki-laki yang akan memberikan ketenangan dan kesejukan.

Terlepas dari itu perempuan memiliki hak yang sama dengan tidak menyalahi kodrat sebagai perempuan. Tentunya perempuan harus bisa lebih menantang untuk membawa perubahan yang lebih baik.

Meskipun sebagian memandang perempuan dari segi kekuatan fisik dan  spiritual, bahwa kekuatan perempuan tidak sekuat laki-laki, tapi perbedaan itu membawa perempuan untuk berfikir bagaimana ia bisa mewujudkan apa yang akan menjadi pencapaiannya dan perempuan tetap memiliki hak untuk mendapatkan keadilan, memiliki hak untuk di dengar dan menyuarakan aspirasinya dalam hal apapun, selagi tidak menyalahi kodrat perempuan.

Dalam bukunya Zaitun Subhan menyebutkan bahwa perempuan berasal dari kata empu yang berarti dihargai, sehingga perempuan berhak menerima keadilan atas haknya, seperti perempuan  memiliki hak untuk beribadah/ beragama dan untuk masuk surga, tidak dimonopoli oleh laki-laki

Firman Allah dalam (Q.S. Annisa ayat 24), kemudian hak perempuan untuk menerima waris, memiliki hak untuk menerima hasil usahanya sendiri dan hak untuk bekerja, disesuaikan dengan firman Allah Q.S Annisa ayat 32, bahkan  Hak perempuan untuk menuntut ilmu dan hak perempuan dalam memilih dan menentukan pasangan hidup.

Oleh karena itu Internasional Woman’s Day tidak hanya dijadikan sebagai seremonial belaka, melainkan perempuan memiliki hak untuk membawa perubahan, bagi dirinya, agama, bangsa dan negara.

Keberadaan perempuan adalah anugrah dan karunia besar yang diberikan Allah untuk melengkapi keberadaan laki-laki di muka bumi ini.

Untuk perempuan hebat di seluruh penjuru dunia, selamat mengabdikan diri untuk menjadi perempuan sejati yang tangguh dan memberikan perubahan terbaik di dunia maupun di akhirat.

 Profil Penulis : Restiani Mahasiswi Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Cipasung dan Pegiat Literasi Taman Baca Anak NA (TABANA)