Pentingnya Kememimpinan Pembelajaran untuk Kemajuan Sekolah

Monday 08 December 2014 , 10:54 AM
Ibu Umi (kedua dari kiri) terlibat dalam diskusi dengan guru-guru yang membahas perbaikan pembelajaran.(prioritaspendidikan.org)

Ibu Umi (kedua dari kiri) terlibat dalam diskusi dengan guru-guru yang membahas perbaikan pembelajaran.(prioritaspendidikan.org)

KEPALA sekolah sebagai seorang pimpinan yang memegang kendali terhadap kemajuan sekolahnya adalah sosok penting dalam pelaksanaan pendidikan di sekolahnya. Keberhasilan pendidikan dan pembelajaran aktif di sekolah dapat terjadi sebagai salah satu akibat kepemimpinan kepala sekolah yang baik.

Contoh kepala sekolah yang berhasil mengelola sekolahnya dan memimpin dengan baik adalah Ummiyati, S.Ag., M.Ag, Kepala MIN Mesjid Raya, Banda Aceh. Setelah beberapa guru-guru di sekolahnya mengikuti pelatihan dari USAID PRIORITAS, Ummiyati sebagai kepala sekolah tidak berhenti begitu saja. Ia memastikan keseriusan guru dalam mengikuti pelatihan. Setiap guru harus bisa dan siap meneruskan ilmunya tersebut kepada guru-guru lain yang belum mengikuti pelatihan. Mereka harus bisa menjadi model dan memberikan contoh yang baik. Selain itu, para guru juga diajak melakukan studi banding ke sekolah-sekolah yang dianggap sudah berhasil. Sebagai penunjang aktifitas belajar-mengajar, sekolah menyediakan berbagai buku-buku bacaan yang berkenaan dengan pembelajaran aktif.

Soal pendanaan pendidikan, Ummiyati mengajak keterlibatan orang tua dalam komite sekolah untuk bersama-sama mengelola sekolah. Komite sekolah terlibat aktif untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar. Hasilnya, sekolah yang ia pimpin saat ini sudah berhasil menerapkan pendekatan pembelajaran aktif.Pengelolaan belajar yang dulu masih konvensional dimana murid masih duduk berbanjar dan guru kebanyakan masih banyak menulis untuk menjelaskan di depan kelas, sekarang sudah menerapkan pola belajar siswa dalam kelompok kecil untuk belajar secara kooperatif dan guru lebih banyak mendampingi siswa di dalam kelompok.

Menjamin proses belajar-mengajar bisa berlangsung dengan baik, kepala sekolah perlu melakukan beberapa supervisi dan pendampingan. Seperti yang dilakukan oleh Ummiyati. Ia membimbing guru untuk melengkapi kelengkapan administrasinya, mengarahkan dan mendampingi mereka saat menyampaikan materi kepada anak-anak, serta memotivasi mereka untuk melakukan yang terbaik bagi anak.

“Agar guru-guru juga mendapatkan semangat yang sama dan mendapatkan apresiasi, kepala sekolah perlu memberikan reward. Saya juga menganalisis apa yang telah dilakukan oleh guru, memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengikuti pelatihan-pelatihan dan mengajak para guru merumuskan program KKG yang fokus pada peningkatan mutu kegiatan belajar-mengajar dan fokus membuat administrasi agar dalam melaksanakan pembelajaran di kelas bisa efektif, aktif, dan menyenangkan,” kata Ummiyati menjelaskan apa saja yang sudah dia lakukan untuk memotivasi para guru. Sekolah juga memberikan dukungan berupa alokasi dana untuk setiap kegiatan yang digunakan untuk transportasi guru dan akomodasi.

“Dukungan kepala sekolah untuk membudayakan pembelajaran yang aktif adalah dengan buku bacaan, alat peraga yang sesuai dengan materi belajar, dan mendukung kami melakukan studi banding ke sekolah yang sudah berhasil. Sekolah juga memberikan kesempatan kepada semua guru untuk terlibat pada pelatihan-pelatihan selanjutnya,” kata Fitriyeni, S.Ag, Guru MIN Mesjid Raya, Banda Aceh mengamini berbagai bentuk kepemimpinan pendidikan yang sudah diterapkan oleh Ummiyati.(prioritaspendidikan.org)

Leave a Reply

Your email address will not be published.