Penjelasan Kemendikbud Soal Pengurangan Anggaran Tunjangan Profesi Guru

oleh -3 views
Ilustrasi (www.lensaindonesia.com)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi (www.lensaindonesia.com)
Ilustrasi (www.lensaindonesia.com)

PENGURANGAN anggaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD) tidak berpengaruh pada tunjangan yang sudah teralokasikan bagi guru penerima TPG. Pengurangan anggaran TPG yang dimaksud Kementrian Keuangan merupakan pengurangan alokasi dana yang berpotensi tidak akan terserap pada tahun 2016.

Hal ini diutarakan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud. Ia memastikan, pengurangan anggaran TPG tidak mengurangi hak guru, apalagi menghilangkan TPG.

“pengurangan anggaran Rp. 23,3 Triliun sebagaimana disampaikan Menteri Keuangan tidak akan mengurangi hak guru penerima TPG, namun hanya mengurangi alokasi dana yang berpotensi tidak akan terserap,” ujarnya di Jakarta, Sabtu, 27 Agustus 2016.

Dia menjelaskan, pengurangan anggaran tersebut merupakan usulan Kemendikbud yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal melalui surat nomor 33130/A.A1.1/PR/2016 kepada Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Surat tersebut berisi tentang Permohonan Penghentian Penyaluran Tunjangan Profesi Guru dan Tambahan Penghasilan Guru Tahun Anggaran 2016 bagi sebagian daerah.

“ini karena jumlah guru PNSD yang menerima SK Tunjangan Profesi sesuai dengan persyaratan peraturan perundang-undangan sekitar 90%, sehingga ada kemungkinan dana tidak akan terserap,” tutur Pranata.

Adapun beberapa faktor penyebab pengurangan anggaran, antara lain guru pemilik sertifikat profesi yang telah pensiun, mutasi, promosi, tidak dapat memenuhi beban mengajar 24 jam, dan tidak linier dengan sertifikat pendidiknya.

Dia menjelaskan, untuk pembayaran TPG PNSD termin ketiga tahun 2016 (periode Juli sampai dengan September) akan dibayarkan sekitar bulan Oktober oleh Pemda.( pikiran-rakyat.com)