Penjaga Sekolah Sampai Guru Non-PNS di Jawa Barat Bisa Huni Rumah Subsidi, Rencana Ada 10.000 Unit

oleh -7 views
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Dedi Supandi.Istimewa
Arrief Ramdhani

DINAS  Pendidikan Jawa Barat saat ini tengah menyiapkan program  Bakti Padamu Guru bagi guru non-PNS dan tenaga pendidikan untuk bisa memiliki tempat tinggal atau rumah.

Bakti Padamu Guru menghadirkan perumahan-perumahan yang bersubsidi bagi guru non-PNS, bisa juga penjaga sekolah, dan juga bisa guru sekolah SMP, SD.

PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Kepala Disdik Jabar, Dedi Supandi menuturkan, perumahan bersubsidi tersebut rencananya akan dibangun di beberapa daerah diantaranya Kabupaten Bandung, Cirebon, Sumedang, dan Indramayu.

Program tersebut pun akan diluncurkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di salah satu daerah tersebut.

“Kalau kita hitung secara total bisa mencapai hampir 10 ribu unit rumah,” ujarnya pada wartawan di Gedung Sate, Senin, 16 November 2020 petang.

Program tersebut menjadi pintu bagi Disdik Jabar untuk memenuhi kebutuhan para guru non-PNS serta tenaga pendidikan untuk bisa memiliki rumah.

Dia mengatakan, program tersebut muncul ketika para guru terutama non-PNS menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan tempat tinggal.

Pasalnya, mayoritas guru non-PNS serta tenaga pendidikan lainnya hingga kini belum memiliki rumah.

“Adanya masuk aspirasi dari teman-teman guru mereka belum punya rumah. nah itu yang kita lakukan langkah-langkah dan kita juga koordinasi dengan kementerian PUPR, dengan bank,” kata Dedi.

Dedi mengaku, program rumah subsidi tersebut rencananya akan dimulai bertepatan dengan Hari Guru Nasional pada 25 November mendatang. Disdik Jabar terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait agar program Bakti Padamu Guru bisa berjalan sesuai rencana dan membantu para guru non-PNS serta tenaga pendidikan untuk segera memiliki rumah.

Ia pun memastikan, rumah subsidi tersebut akan terjangkau baik uang muka serta cicilan bagi para penerima manfaat. Namun terkait nilainya, Dedi mengaku masih membahas dengan beberapa bank dan properti Indonesia yang akan menjalin kerjasama.

“Sehingga dengan subsidi perumahan yang harganya relatif murah dan cicilan terjangkau, saya berharap tidak ada lagi guru-guru non-PNS atau penjaga sekolah tidak mempunyai rumah. Artinya dalam aspek aspirasi papan kita lakukan beberapa inovasi sehingga program Bakti Padamu Guru menjadi bagian yang akan kita lakukan kepada teman-teman guru yang non-PNS termasuk penjaga sekolah,” ucapnya.(pikiran-rakyat.com)