Pengganti Beras, Presiden Instruksikan Kembangkan Porang

oleh -3 views

Presiden Joko Widodo menginstruksikan Menteri Pertanian untuk serius mengembangkan porang, karena rendah kalori, rendah karbon, dan juga rendah kadar gula. Jokowi meyakini, porang akan menjadi makanan masa depan.

Ia menyampaikan tanaman porang per hektar bisa menghasilkan 15-20 ton. “Kemudian hasilnya per musim tanam, di musim tanam pertama itu bisa sampai Rp40 juta dalam kurun 8 bulan. Ini sebuah nilai yang sangat besar, pasarnya juga masih terbuka lebar,” ujarnya saat meninjau fasilitas pabrik pengolahan porang PT Asia Prima Konjac, Madiun, Kamis (19/8/2021).

PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Kepala Negara menegaskan, porang akan menjadi makanan masa depan karena rendah kalori, rendah karbon, dan juga rendah kadar gula. “Sehingga saya kira ini menjadi makanan sehat ke depan. Ini juga bisa menjadi pengganti beras yang lebih sehat karena kadar gulanya sangat rendah,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia juga meminta untuk tidak mengekspor porang dalam bentuk mentahan, tetapi sudah dalam bentuk barang jadi, seperti tepung dan beras porang. “Dan kita harapkan kita akan tidak mengekspor porang dalam bentuk mentahan, tetapi seperti yang tadi kita lihat di sini ini sudah setengah jadi, bisa jadi tepung dan insyaallah nanti tahun depan sudah akan menjadi barang jadi, yaitu menjadi beras porang,” pungkasnya.

Untuk diketahui, porang atau dalam bahasa Latin disebut Amorphopallus muelleri blume merupakan tanaman jenis umbi-umbian yang mengandung karbohidrat glukomanan atau zat gula dalam bentuk kompleks.

Porang biasanya diolah menjadi beras, shirataki, bahan campuran pada produk kue, roti, es krim, permen, jeli, selai, dan bahan pengental pada produk sirup. Porang juga kerap diolah sebagai produk kosmetik.